Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PUTRI, SHEFINA EPRIANA
Almaini, Almaini
Khoirini, Fatimah
Bakara, Derison Marsinova
Subject
RT Nursing
Datestamp
2024-12-10 03:44:44
Abstract :
Latar Belakang : Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu
dari kelompok penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan
masyarakat di dunia dan indonesia. PPOK ditandai dengan adanya hambatan
aliran udara di saluran nafas bersifat progresif non reversibel dengan atau adanya
abnormalitas alveolar. Kedua hal tersebut terjadi karena adanya paparan signifikan
terhadap partikel atau gas noxius. Tujuan : Tujuan penelitian ini mengetahui
gambaran Asuhan Keperawatan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dengan
Implementasi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) pada pasien Bersihan
Jalan Nafas Tidak Efektif. Metode : Metode yang digunakan adalah studi kasus
deskriptif, subjek studi kasus yaitu 1 pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik
(PPOK) fokus studi penerapan adalah Active Cycle Of Breathing Technique
(ACBT) pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) , tehnik
pengumpulan data menggunakan instrument SOAP dan Observasi jumlah sputum,
RR, Bunyi Nafas dan SpO2, penatalaksanaan ACBT 1 kali dalam sehari dilakukan
3 kali implementasi. Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24
jam klien sudah tidak sesak nafas lagi, batuk berkurang, sputum berkurang dan
sebelum dilakukan implementasi klien batuk produktif, sulit mengeluarkan
sputum dan setelah dilakukan 3 hari implementasi batuk berkurang, sputum
berkurang. Implementasi ACBT diberikan saat klien batuk berdahak. Lama
implementasi 10-15 menit. Kesimpulan : Active Cycle Of Breathing Technique
(ACBT) terbukti dapat membantu membersihkan jalan nafas pada pasien Penyakit
Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dengan pemberian implementasi sebanyak 3 kali
di Ruang Rawat Inap Edelweis RSUD Kabupaten Rejang Lebong.
Kata Kunci : Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Active Cycle Of
Breathing Technique (ACBT).