Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
APRILIA, CITRA
Buana, Chandra
Khoirini, Fatimah
Almaini, Almaini
Subject
RT Nursing
Datestamp
2024-12-10 00:43:15
Abstract :
Latar Belakang: Apendisitis merupakan peradangan akibat infeki pada usus
buntu atau umbai cacing (apendiks) dengan gejala awal nyeri samar nyeri
tumpul) disekitar umbilikus atau periumbilikus dan biasanya disertai mual,
muntah, nafsu makan menurun, konstipasi, demam. Kemudian dalam beberapa
jam, nyeri beralih ke kuadran kanan bawah ke titik Mc Burney (terletak diantara
pertengahan umbilikus dan spina anterior ileum) nyeri terasa lebih tajam dan bisa
disertai nyeri seluruh perut apabila sudah terjadi peritonitis karena kebocoran
apendiks dan meluasnya penanahan dalam rongga abdomen. Untuk mengatasi
keluhan tersebut yaitu dengan melakukan tindakan Mobilisasi Dini.Tujuan: Studi
kasus ini bertujuan untuk memungkinkan penulis untuk melaksanakan serta
mengetahui kefektifan dari mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri pada
klien post op apendisitis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian
deskriptif studi kasus, jumlah sampel dalam penelitian ini 1 responden, Instrumen
yang digunakan yaitu format pengkajian, lembar observasi, catatan pengukuran,
skala nyeri, ttv dan mobilisasi dini. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan
selama 3x24 jam didapatkan hasil tingkat nyeri menurun, mobilitas fisik
meningkat, tingkat infeksi menurun. Kesimpulan: Mobilisasi dini dapat
diigunakan dalam mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi.
Katakunci: Apendisitis, Nyeri, Mobilisasi Dini