DETAIL DOCUMENT
Perbedaan Pengaruh Media Demonstrasi dengan Video terhadap Keterampilan Suami Ibu Hamil Primigravida dalam Melakukan Pijat Oksitosin di Kota Bengkulu Tahun 2023
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
IRMAYANA, NANDA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-30 03:39:25 
Abstract :
Proses pembentukan ASI dimulai sejak awal kehamilan sehingga kegagalan pemberian ASI eksklusif sudah dapat dicegah sejak bayi masih di dalam kandungan (trimester III kehamilan). Pijat Oksitosin merupakan salah satu upaya non farmakologis untuk meningkatkan produksi ASI sejak usia kehamilan 37 minggu. Pijat oksitosin tidak dapat dilakukan sendiri, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan suami ibu hamil dalam melakukan pijat oksitosin di Kota Bengkulu Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain ?Quasy Experimental Pre-Post Test With Control Group?. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 suami ibu hamil trimester 3 primigravida dengan 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh perbedaan rata-rata keterampilan suami ibu hamil dalam melakukan pijat oksitosin sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan demonstrasi (88,61) maupun dengan video (82,78). Hasil uji statistik Mann-Whitney (p=0,009) menunjukkan media demonstrasi lebih berpengaruh terhadap keterampilan suami ibu hamil dalam melakukan pijat oksitosin. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat mengembangkan program penyuluhan dan melibatkan peran serta suami dalam pelaksanaan penyuluhan pijat oksitosin sebagai salah satu upaya pemberian ASI Eksklusif dengan memperbanyak produksi ASI secara alamiah, murah, dan efektif. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu