Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PUTRI, SHALSABILILLAH DEFIA
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2025-01-03 02:29:34
Abstract :
Keputihan atau flour albous merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang seringkali terjadi pada remaja. Survey yang dilakukan peneliti pada Siswi SMPN 2 Kota Bengkulu, diketahui (85,7%) siswi pernah mengalami keputihan. Mereka mengatakan kurang mengerti mengenai keputihan, dan apa yang harus dilakukan jika terjadi keputihan, hal ini sangat berbahaya, karena cara menjaga kebersihan organ reproduksi yang tidak tepat akan memperparah terjadinya keputihan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasi experimental designs (Desain eksperimental semu) dengan pendekatan the nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu sistematik random sampling dengan jumlah sampel 24 kalompok flash card dan 24 kelompok leaflet, pengumpulan data menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah. Metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney.
Hasil Uji Wilcoxon diedapatkan bahwa media flash card (P0,000) dan leaflet (P0,000) efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang keputihan, dengan beda Mean tingkat pengetahuan remaja putri pada media flash card (28,33) dan media leaflet (14,79). Hasil Uji Mann-Whitney didapatkan bahwa media flash card lebih efektif (15,21) dalam meningkatkan pengetahuan tentang keputihan pada remaja putri SMPN 2 Kota Bengkulu.
Diharapkan remaja putri dapat lebih memahami mengenai keputihan, apa yang harus dilakukan jika terjadi keputihan, dan cara menjaga organ reproduksi saat menstruasi, agar remaja putri dapat melakukan pencegahan keputihan dan dapat terhindar dari keputihan yang bersifat patologis.