Abstract :
Penelitian ini berjudul ?Pemikiran Politik Taufiq Kiemas tentang Gagasan Kebangsaan di Indonesia?. Indonesia adalah Negara yang majemuk dengan segala
hal, baik suku, agama, ras, etnik, dan lain-lain. Di dalam kehidupan bermasyarakat sering diberitakan megalami konflik dengan dalih keberagaman tersebut. Oleh
karena itu skripsi mengangkat Pemikiran Taufik Kiemas tentang gagasan kebangsaan yang merupakan solusi dari permasalahan itu. Adapun yang menjadi
permasalahan yaitu bagaimanakah pemikiran Taufiq Kiemas terhadap konsep gagasan kebangsaan di Indonesia? dan tujuannya yaitu untuk lebih mengetahui
tentang pemikiran Taufiq Kiemas terhadap konsep gagasan kebangsaan di Indonesia. Selanjutnya teori yang digunakan yaitu teori Nasionalisme Menurut
Taufiq Kiemas yaitu bertolak kepada nilai-nilai bangsa, bicara persoalan bangsa berarti bicara persoalan perasaan, soal keinginan untuk kebersamaan, nasib sepenanggungan, misalnya dalam masalah bersama. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research (kepustakaan). Yaitu bentuk
penelitian yang dilakukan di perpustakaan guna mengumpulkan dan menganalisis data yang bersumber dari literatur. Pendekatannya menggunakan kualitatif, dan
menggunakan metode deskriptif analisis. Jenis data yang digunakan yaitu: bahan primer berupa buku Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam yang mengupas
tentang pemikiran Taufiq Kiemas, bahan sekunder berupa dokumen-dokumen yang berkaitan serta yang mempunyai titik kesamaan permasalahan, misalnya
referensi mengenai kebangsaan, buku Nasionalisme dan sebagainya, dan bahan tersier, berupa ensiklopedia, koran, majalah, kamus, dan lain-lain. Hasil temuan
dari penelitian ini yaitu pemikiran Taufiq Kiemas Terhadap Konsep Gagasan Kebangsaan di Indonesia yaitu 4 pilar dalam hidup berbangsa dan bernegara
merupakan nilai-nilai yang tinggi dan luhur, menjaadi pedoman dalam sistem ketatanegaraan Indonesia menuju masyarakat dan Negara yang adil, makmur,
sejahtera, berharkat dan bermartabat. Empat pilar itu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.