Abstract :
Dalam masa sekolah, anak yatim dhuafa banyak sekali menghadapi berbagai hambatan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan karena
kurangnya perhatian akibat ditinggal oleh salah satu orang tuanya, seperti menghadapi perkembangan kepribadian, perkembangan mental secara
intelektual dan emosional. Selain itu, faktor ekonomi juga bisa menjadi hambatan anak yatim dhuafa dalam mendapatkan pendidikan yang layak
untuk mengasah perkembangan intelektualnya di sekolah. Maka dari itu pihak LAZNAS Yatim Mandiri menghadirkan program bimbingan belajar
yaitu Sanggar Genius agar anak-anak yatim dhuafa bisa mendapatkan materi pelajaran matematika dan pembinaan akhlaqul karimah secara gratis. penelitian ini dibuat dengan judul ?Pola Komunikasi Pendidik dalam Membentuk Akhlak pada Siswa Yatim (Studi pada Bimbingan Belajar Sanggar Genius Kertapati Yatim Mandiri Palembang)?. Memiliki rumusan
masalah bagaimana pola komunikasi pendidik dalam membentuk akhlak siswa yatim?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi apa
yang digunakan pendidik dalam membentuk akhlak siswa yatim. Pada
penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian yang dipilih yaitu para staff Yatim Mandiri, guru yang mengajar di Sanggar
Genius, dan beberapa murid Sanggar Genius. Selain itu, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam
penarikan kesimpulan, penelitian ini menggunakan teori S-O-R dan jaringan pola komunikasi dari Jalaludin Rakhmat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan guru Sanggar Genius
dalam mengajar yaitu pola komunikasi semua saluran. Sedangkan untuk membentuk akhlak, guru Sanggar Genius menggunakan metode metode keteladanan, metode pemberian nasihat, metode pembiasaan, dan metode kisah.