DETAIL DOCUMENT
REPRESENTASI PRESIDEN JOKO WIDODO PADA SAMPUL MAJALAH TEMPO EDISI 16-22 SEPTEMBER 2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Author
Hanafi, Erfin
Subject
300 Ilmu Sosial (Umum) 
Datestamp
2021-09-15 01:27:05 
Abstract :
Media massa merupakan pilar keempat dalam sistem demokrasi selain lembaga Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif yang berfungsi sebagai anjing penjaga ?Watch Dog? dalam pemerintahan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan atau penyimpangan jabatan lainnya. Salah satu media massa yang selalu memposisiskan sebagai fourth estate adalah majalah Tempo. Hal ini, terlihat dari pembahasan suatu isu yang lebih mendalam dan komprehensif. Seperti pada tanggal 16 September 2019 majalah Tempo membuat sampul majalah berbentuk gambar karikatur Presiden Jokowi yang bersisian dengan siluet bayangan hitam berhidung panjang. Hal ini tentu menimbulkan kotroversi di kalangan masyarakat. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti gambar sampul tersebut dengan tujuan untuk membaca makna yang ada pada tanda-tanda yang divisualisasikan serta elemen-elemen yang ada pada gambar tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini peneliti mengkaji makna tanda berdasarkan analisis teori semiotika Charles Sanders Peirce dan gramatikal Gunther Kress & Theo Van Leeuwen. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa gambar yang ditampilkan pada majalah Tempo edisi ini memberikan kritikan kepada Presiden Jokowi karena telah pembohong kepada publik mengenai janjinya yang akan memperkuat KPK dengan meningkatkan anggaran 10 kali lipat, menambah jumlah penyidik, dan regulasi. Namun hal ini hanyalah sekedar janji, faktanya Jokowi menyetujui revisi UU KPK dan pemilihan ketua KPK baru yang bermasalah. Tentu ini akan memberika kelemahan dan wewenang KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang