Abstract :
Penelitian ini mengkaji film Muhammad: The Messenger of God yang
merupakan film kehidupan Nabi Muhammad SAW pada saat umur 13 tahun. Film
ini mengandung makna Intrik antara Abu Lahab dan Abu Sufyan yang membenci dan menentang Nabi Muhammad SAW atas ajarannya. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Makna Intrik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah makna bedasarkan analisa menggunakan
Teori Semiotika Roland Barthes yaitu makna denotasi, konotasi dan mitos. Melalui observasi secara teliti dan kolaborasi dengan dokumen-dokumen yang
relevan. Jumlah scene yang di analisis ini berjumlah delapan scene, setiap scene di bagi menjadi 3 bagian yang bermakan denotasi-konotasi, mitos yang ada
didalamnya. Serta mengetahui maksud pada scene tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna Intrik yang dikaji dengan denotasi, konotasi dan
mitos dari Abu Lahab dan Abu Sufyan. Yang ditampilkan dalam film ini adalah berupa iibahwa Intrik dari Abu Lahab dan Abu Sufyan. Dalam film Muhammad: The Messenger of God ini berupa Intrik yang dimaknai sebagai kerja sama, kolusi,
konspirasi, persekutuan, dan rekayasa. Di sini, Abu Lahab memang lebih menekankan suatu Intrik yang berkonotasi pada suatu kebencian terhadap Nabi
Muhammad SAW. Karena potret Abu Lahab dalam film Muhammad: The Messenger of God terbilang memang sesuai dengan sejarah. Abu Sufyan yang sangat menentang Nabi Muhammad SAW karena menurutnya ajaran Islam adalah salah dan Abu Sufyan pun tidak mempercayai akan kehadiran Allah SWT.