Institusion
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Author
Rahmawati, Nia
Subject
380 Perdagangan, komunikasi dan transportasi
Datestamp
2021-09-16 03:18:40
Abstract :
Simbol sebagai kebutuhan pokok manusia, kemampuan manusia untuk memahami simbol membuktikan bahwa manusia sudah memiliki kebudayaan
yang tinggi dalam berkomunikasi. Penelitian ini mendapatkan data dari hasil observasi, wawancara dan, dokumentasi di lokasi, gambaran yang diperoleh
sesuai dengan rumusan masalah, dan metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan studi kasus bertujuan untuk memahami objek yaitu pengunjung
Rumah Sakit yang diteliti dan akan mengungkapkan mengapa kasus tersebut terjadi. Dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce yang terdiri
atas konsep trikotominya yaitu sign, object, dan interpretant yang akan menjawab permasalahan yang ada pada penelitian ini. Penelitian ini menganalisis dua simbol
larangan merokok dimana pada tahap awal peneliti melakukan analisis sign dan object dan kemudian pada tahap interpretant peneliti melakukan wawancara pada
pengunjung. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa semua informan mengetahui makna dari simbol tersebut, tetapi peneliti menarik kesimpulan dari tanggapan
informan mengapa kasus tersebut terjadi seperti para informan tidak memberikan reaksi ketakutan akan adanya gambar pria yang sedang kesakitan memegang dada
dan tertera tulisan stop merokok untuk mencegah stroke, tanggapan lain dari salah satu informan yang mengatakan bahwa merokok sudah menjadi kebiasaan yang
lumrah, dan para informan tidak mengetahui sanksi jika melanggar peraturan yang ada pada simbol tersebut itulah sebabnya masih ada saja yang merokok di
lingkungan rumah sakit padahal rumah sakit merupakan kawasan utama tanpa asap rokok.