Abstract :
Skripsi yang berjudul ?TINJAUAN FIQH JINAYAH TERHADAP
MONEY POLITIC YANG DI LAKUKAN CALON KEPALA DESA DI DESA
BATU GAJAH KECAMATAN MUARA RUPIT KABUPATEN MUSI RAWAS
UTARA?. Gambaran demokrasi di Indonesia sesungguhnya dapat di lihat dari
demokrasi tingkat desa yaitu dimana dalam kehidupan masyarakat yang dalam
pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat dan sebagai jalan terakhir
adalah pengambilan suara terbanyak. Dalam pemilihan calon kepala Desa
bersaing secara ketat, biasanya antara calon yang satu dengan yang lainnya akan
berusaha dengan berbagai cara untuk mendapatkan dukungan dari warga
masyarakat.
Penelitian ini di lakukan di Desa Batu Gajah Kecamatan Muara rupit
Kabupaten Musi Rawas Utara saat pemilihan kepala Desa tahun 2016.
Masyarakat Desa Batu Gajah Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas
Utara kurang mengetahui dengan istilah money politic. Masyarakat menganggap
Spembagian uang yang di lakukan oleh calon kepala Desa kepada warganya
menjelang pemilihan kepala Desa sebagai suatu pemberian yang biasa untuk
menarik simpati warganya. Hal ini pada akhirnya membentuk pandangan
masyarakat bahwa untuk mendaftarkan dirinya sebagai calon kepala Desa harus
mempunyai permodalan yang sangat besar.
Berdasarkan hasil penelitian bahwaPemberian yang dikenal dengan money
politic di dalam hukum Islam di sebut dengan risywah, money politic yang
dilakukan dalam pemilihan umum, dalam hukum islam termasuk dalam kriteria
risywah muharramah, yaitu di haramkan dari pihak pemberi dan penerima, karena
sudah jelas telah merealisasikan kecurangan yang dilarang oleh syari?at Islam