Abstract :
Media sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran karena media dapat
membantu menyederhanakan pesan-pesan abstrak yang akan disampaikan kepada
siswa sehingga mudah dipahami. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti
di SMA Negeri 1 Pampangan OKI pada tanggal 13 Agustus 2018, diketahui bahwa
tingkat motivasi siswa tergolong rendah karena guru Pendidikan Agama Islam hanya
menggunakan papan tulis dan karton sebagai media pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah siswa akan termotivasi
dengan menerapkan aplikasi Freemind dalam mata pelajaran PAI materi haji kelas X
di SMA negeri 1 Pampangan OKI. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X
IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X IPA 3 sebagai kontrol. Jumlah
seluruh subjek penelitian sebanyak 80 orang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar
siswa kelas eksperimen dan kontrol. Motivasi siswa pada kelas eksperimen
dikategorikan sedang. Hal ini dapat kita lihat dari penyebaran angket pada 40 orang
siswa, siswa yang dikategorikan tinggi berjumlah 7 orang (17,5%), yang
dikategorikan sedang 29 orang ( 69,5%) dan yang dikategorikan rendah 4 orang
(13%). Motivasi kelas kontrol dikategorikan tinggi 7 orang (17,5%), yang
dikategorikan sedang 26 orang (65%), dan yang dikategorikan rendah 7 orang
(17,5%). Setelah dilakukan analisis data, maka dapat diketahui bahwa motivasi
belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada motivasi belajar siswa kelas kontrol.
Hasil analisis data penyebaran angket dengan menggunakan rumus Uji-t
mununjukkan bahwa thitung > ttabel yaitu 1,99 < 7,5 > 2,64. Oleh karena itu, Ha diterima
dan H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat peningkatan motivasi belajar dengan
diterapkan media pembelajaran aplikasi Freemind pada mata pelajaran PAI materi
haji kelas X di SMA negeri 1 Pampangan OKI.
Keywords :Pendidikan Islam, Pembelajaran, Freemind