Abstract :
Penelitian ini mendeskripsikan tentang ekspansi Khilafah Turki Utsmani pada
masa pemerintahan Khalifah Sulaiman Al-Qanuni yaitu pada tahun 1520 Masehi
sampai 1566 Masehi yang pada saat itu Turki Utsmani melakukan ekspansi
terluasnya. Masalah yang dihadapi dalam penelitian ini adalah bagaimana biografi
Khalifah Sulaiman Al-Qanuni dan bagaimana proses ekspansi Khilafah Turki
Utsmani pada masa pemerintahan Khalifah Sulaiman Al-Qanuni. Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengungkap dan menjelaskan tentang ekspansi Khilafah
Turki Utsmani pada masa pemerintahan Khalifah Sulaiman Al-Qanuni pada tahun
1520 Masehi sampai tahun 1566 Masehi. Untuk mengungkapkan peristiwa sejarah
tersebut, penelitian ini perlu menggunakan metode sejarah yang harus dijalankan
melalui tahapan-tahapan normatif yaitu, heuristik, kritik, interpretasi, dan
historiografi. Oleh karena itu, pengumpulan data dilakukan dengan menelaah secara
teliti sumber-sumber primer yaitu teks (buku) yang berkaitan langsung dengan zaman
atau pembahasannya, mengingat sulitnya untuk melacak sumber primer dan tidak
ditemukan data primer yang relevan, maka peneliti merujuk pada sumber-sumber
skunder yang relevan membahas tentang ekspansi Turki Utsmani pada masa
pemerintahan Khalifah Sulaiman Al-Qanuni berupa, tesis, skripsi, makalah, buku?buku, jurnal ilmiah, artikel-artikel, dan website kemudian penulis menyeleksi dan
memilih data-data yang telah ditemukan. Selanjutnya data diolah secara deskriptif
kualitatif dengan mengacu pada logika induksi yang terdapat dalam kerangka teori, di
mana teori ekspansi yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini.
Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti adalah. Ekspansi di Benua
Eropa dilakukan karena adanya gangguan dari Kerajaan Hongaria yang menghalangi
umat Islam pergi untuk menjalankan ibadah Haji dan mengamankan jalur
perdagangan dari Kerajaan Hongaria. Ekspansi selanjutnya di Benua Asia dilakukan
untuk membebaskan jalur perdagangan yang saat itu dikuasai oleh Portugis dan
menghadapi Dinasti Safawiyah yang mengancam pemerintahan Khilafah Turki
Utsmani. Kemudian ekspansi di Benua Afrika yang pada saat itu kebanyakan
daerahnya dikuasai oleh Spanyol, ekspansi ini dilakukan karena daerahnya dekat
dengan Andalusia, penaklukan di Benua Afrika merupakan pintu masuk yang sangat
dekat untuk merebut Andalusia dari tangan Spanyol.