Abstract :
Poligami yang terjadi di masyarakat Desa Danau Rata kecamatan Sungai
Rotan Kabupaten Muara Enim lebih banyak difaktori alasan fisik istri, suami
beranggapan bahwa usia istri yang sudah tidak muda lagi membuat suami tidak
tertarik lagi. sehingga suami berniat berpoligami dan ingin mencari yang lebih
muda usianya di banding istri pertama. Pernikahan poligami mereka lebih banyak
dilakukan dibawah tangan dengan alasan sulitnya prosedur yang ditetapkan
Undang-undang, sehingga mereka harus memilih jalan nikah sirri.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terjun langsung
kelokasi untuk memperoleh data (field research) dan penelitian ini bersifat
deskriptif analitik, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa terjadinya poligami
pada masyarakat Desa Danau Rata Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara
Enim terdapat beberapa faktor yang menyebabkan para pelaku poligami tidak
memperhatikan syarat-syarat poligami yang ada dalam hukum Islam maupun
hukum positif. pertama, langkanya sosialisasi Undang-undang Perkawinan dari
badan yang membidanginya ,kedua, pendapat-pendapat tokoh masyarakat
setempat yang mempermudah masalah poligami ketiga, rumitnya prosedur
perjanjian poligami.
Kata kunci: Pernikahan, Poligami, Sirri.