Abstract :
Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar siswa adalah
bagaimana siswa mengatur waktu belajarnya secara efektif (yang baik dan sesuai
dengan kesiapan siswa) untuk belajar. Faktanya, masih ditemukan siswa yang
mengalami kesulitan mengatur waktu untuk belajar, hal ini dikarenakan minimnya
pemahaman tentang manajemen waktu belajar yang efektif. Berdasarkan data-data
nilai siswa yang peneliti peroleh dari guru mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di
SMP Negeri 22 Palembang, masih ditemukan siswa dengan hasil belajar yang
rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen waktu belajar kelas
siswa, hasil belajar siswa, dan adakah hubungan antara manajemen waktu belajar dan
hasil belajar siswa.
Peneliti menggunakan metode pendekatan kuantitatif.Teknik pengumpulan
data menggunakan angket dan selanjutnya data yang didapat akan dianalisisdata
menggunakan product moment.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu belajar peserta didik
di SMP Negeri 22 Palembang secara rata-rata keseluruhan termasuk dalam kategori
sedang atau cukup (50,00%). Manajemen Waktu Belajar dalam kategori skor yakni,
rendah sebanyak 29,17%, kategori sedang sebanyak 50,00% dan tinggi sebanyak
20,83%.Hasil Belajar PAI peserta didik SMP Negeri 22 Palembang secara rata-rata
keseluruhan termasuk dalam kategori sedang (59,72%). Hasil Belajar dalam kategori
skor secara keseluruhan memiliki kategori rendah sebanyak 23,61%, sedang 59,72%,
dan tinggi sebanyak 16,66%.Ada hubungan yang relevan diantara Manajemen Waktu
Belajar terhadap Hasil Belajar PAI peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 22
Palembang, dengan nilai rxy sebesar 0,66 tergolong cukup atau sedang.
Kata Kunci:Manajemen Waktu Belajar, Hasil Belajar