DETAIL DOCUMENT
PENAFSIRAN KONTEKSTUAL TERHADAP MEMPERJUAL BELIKAN AYAT-AYAT AL-QURANDENGAN HARGA MURAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Author
RAIHANAH, SITI
Subject
 
Datestamp
2021-09-17 06:52:39 
Abstract :
Al-Qur?an sebagai kitab suci yang memiliki pribadi yang baik dari sisi pengakuan teologis maupun konteks berbagai keilmuan telah memuat kata. Tafsir al-Qur?an juga merupakan kegiatan ilmiah yang paling tua dibandingkan dengan kegiatan yang lainya di dalam Islam. Penafsiran al-Qur?an berkembang dari masa ke masa yang sesuai dengan perkembangan zaman. Tujuan dari penelitian ini mengungkap disebalik makna menperjual belikan ayat al-Qur?an dengan harga yang murah (tsamanan qolila) secara kontekstual khususnya dalam masalah agama, dengan timbulnya persoalan bagaimana kontekstualisasi ayat-ayat tersebut saat ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut penelitian ini memanfaatkan konsep yang mengklasifikasi makna dengan bantuan kitab-kitab tafsir yang menjelaskan ayat tersebut, kemudian menganalisis bagaimana kontekstualisasinya sekarang. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penulisan ilmiah ini, jenis penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan menelaah sumbersumber yang berkait dengan sembilan ayat tsamanan qolila, dalam studi ilmu alQur?an dan aplikasinya terhadap karya-karya tafsir. Adapun menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif, yaitu penelitian dengan menggunakan data-data yang bersumber dari dokumen baik itu dalam bentuk buku atau sumber tertulis lainnya (makalah, artikel atau laporan penelitian). Dengan menggunakan kajian tematik (maudhu?i) yaitu : menghimpunkan ayat-ayat al-Qur?an yang mempunyai maksud yang sama dalam arti sama-sama yang membicarakan satu topik masalah dan menyusunnya berdasarkan kronologi serta sebab turunnya ayat-ayat tersebut. Kata tsamanan qolila terulang sebanyak 9 ayat dalam 5 surah. Pada penafsiran tsamanan qolila ini tidak terlepas dari dua periodesasi yang menyangkut ulasan makna harga yang sedikit yakni pada periode Makkiyah dan Madaniyah, diantara keduanya menyimpulkan penjelasan ayat yang menjelaskan beberapa hal, bahwa tsamanan qolila merupakan sesuatu yang terkait dengan prilaku masyarakat. Selanjutnya pada penafsiran kata tsamanan qolila, disini peneliti menggunakan penafsiran dengan cara pendekatan kontekstual seperti demi menjaga jabatan, menyembunyikan kebenaran, menghianati sumpah, memanipulasikan data, mendahulukan syahwat dan menghalangi dari jalan Allah Swt. Dilakukan untuk mengetahui langkah secara pasti guna memperoleh kesimpulan dalam kalimat yang membentuk ayat yang akan dibahas. Kata Kunci : Tafsir maudhu?i, kontesktualisasi, Tsamanan Qolila 

File :
2. BAB I.pdf
Institution Info

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang