Abstract :
ABSTRAK
Tawuran pelajar, pergaulan bebas, pengaruh hidup konsumtif, hedonisme,
dan globalisasi telah menghilangkan identitas pelajar sebagai generasi islam,
pelajar sulit menyaring berbagai informasi dan pengetahuan, sehingga mereka
terasing dari nilai-nilai dan budaya islami dikarenakan kurangnya bekal
pengetahuan dan ilmu keagamaan. Untuk mengembalikan iman peserta yang
mengalami penyimpangan sosial, tentu dengan cara melalui pendidikan atau
bimbingan. Sekolah sebagai lembaga yang dapat mengembangkan berbagai
potensi peserta, salah satu faktor penentu mutu ialah Sumber Daya Manusia
(SDM). Melalui sekolah para peserta, baik secara intelektual, mental, dan spiritual
digambleng agar dapat mencapai mutu sesuai target yang telah ditetapkan oleh
lembaga. Misalnya SMP Islam Az-Zahrah 2 yang memiliki konsisten untuk
menjadikan pesertanya menjadi sekolah yang unggul dalam iman, ilmu dan
budaya dalam suasana islami. dengan pengertian: Sekolah beriman: artinya
menjunjung tinggi nilai-nilai agama, moral, etika, estetika dan bertaqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini, untuk mengetahui
bagaimana pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan di SMP Islan Az-Zahrah 2
Palembang, lalu untuk mengetahui bagaimana meningkatkan nilai-nilai
religiusitas di SMP Islam Az-zahrah 2 Palembang.
Adapun manfaat secara teoritis adalah pertama, sebagai bahan bagi
peneliti dan peminat kajian. Kedua, sebagai bahan kajian dan penelitian bagi para
ilmuwan dan peneliti yang berminat untuk melanjutkan penelitian yang sejenis,
sehingga dapat diharapkan menuntaskan persoalan yang dirumuskan. Sedangkan
manfaat secara praktis pertama, bagi sesama guru agama, hasil penelitian ini
diharapkan dapat berguna dan bermanfaat untuk memberikan masukan bagi
perkembangan ilmu pengetahuan bidang dunia pendidikan pada umumnya dan
mata pelajaran PAI dan Budi pekerti dan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan
khususnya. Yang kedua, bagi perkembangan kebijakan.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif, yang menjadi fokus pengamatan kepada semua partisipan dengan
dibuktikan dokumentasi. Data primer dan skunder yang hendak diperoleh dalam
penelitian ini menggunakan tehnik trianggulasi yaitu observasi, wawancara dan
dokumentasi.
Adapun peningkatan akhlak terpuji yang dimaksud adalah melalui
pembiasaan disiplin, Pembiasaan tata krama, Pembiasaan kepedulian sosial.
Sedangkan pembiasaan bersyukur kepada Allah dengan cara bersyukur dengan bil
lisan dan bil hal dalam kehidupan nyata sehari-hari. Saran tenaga pendidik dan
kependidikan harus strata satu dan sesuai dengan dengan latar belakang
pendidikan dengan bidang study yang diajarkan, materinya harus sesuai
kebutuhan peserta didik (relevan) dan masyarakat sekitar, jam mata pelajaran
harus ditambah dari 2 jam pelajaran menjadi 4 jam pelajaran, kegiatan keagamaan
harus diperbanyak lagi.