Abstract :
ABSTRAK
Tulisan ini merupakan kajian literatur dengan pendekatan
yuridis empiris yang membahas tentang Mekanisme Visum Et Repertum
Terhadap Penemuan Mayat Tanpa Identitas Oleh Tim Kedokteran
Forensik Untuk Kepentingan Penyidikan Menurut Perspektif Hukum
Pidana Islam. Dalam proses perkembangannya, terdapat banyak kasus
penemuan mayat tanpa identitas di wilayah perairan yang tidak
diketahui penyebab kematiannya. Oleh karena itu, untuk
mengungkapkan apa yang sebenarnya yang telah terjadi kepada tubuh
korban tersebut perlu adanya penyidikan yang dilakukan oleh Pihak
Kepolisian dibantu dengan Pihak Tim Kedokteran Forensik.
Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu: (1).
Bagaimana mekanisme Visum Et Repertum oleh tim Kedokteran
Forensik terhadap penemuan mayat tanpa identitas di perairan?. (2).
Bagaimana pandangan pidana Islam terhadap Visum Et Repertum
dalam mengungkapkan mayat tanpai dentitas yang ditemukan di
perairan?. Adapun untuk menjawab permasalahan tersebut diatas maka
dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian field
research yang diolah langsung dari Rumah Sakit Bhayangkara TK III
Palembang dengan menggunakan jenis data kualitatif. Adapun metode
pengumpulan data yang digunakan adalah bahan hokum primer,
sekunder, tersier. Setelah itu dianalisis dengan menghubungkan teori,
peraturan yang ada, serta hasil wawancara yang berhubungan dengan
mekanisme Visum Et Repertum terhadap penemuan mayat tanpa
identitas yang dilakukan oleh tim Kedokteran Forensik.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, mekanisme Visum
Et Repertum terhadap mayat tanpa identitas adalah dari data yang
diperoleh maka dilakukan upaya dengan identifikasi terhadap bagian
tubuh mayat dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap sidik jari.
Jika dengan sidik jari tidak mendapatkan hasil maka tahap selanjutnya
adalah dengan pemeriksaan bagian luar maupun dalam pada jenazah
korban dan dilaporkan dalam bentuk Visum Et Repertum. Selanjutnya
bila dirasa cocok/betul di Release dan diserahkan kepada keluarganya.
Adapun pandangan pidana Islam terhadap Visum Et Repertum dalam
mengungkapkan mayat tanpai dentitas yang ditemukan di perairan
adalah ijtihad dan hukumnya adalah ta?zir.
Kata Kunci : Visum Et Repertum, Mayat Tanpa identitas, Fiqh Jinayah
Visum Et Repertum