Abstract :
Bila merujuk pada BAB I pemerintah tegas mengatur melalui Undang-
Undang KCKR atau Undang-Undang No. 4 tahun 1990 tentang Serah Simpan
Karya Cetak dan Karya Rekam yang telah menjelaskan segala aturan terkait
dengan upaya pelestarian hak/karya kekayaan intelektual bangsa. Sebagaimana
juga dijelaskan menurut Undang RI tentang Perpustakaan No.43 tahun 2007
dalam pasal 6 ayat 1 menyebutkan bahwa perpustakaan adalah institusi pengelola
karya tulis, karya cetak, dan karya rekam secara professional dengan sistem yang
baku, guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi
dan referensi para pemustaka. Kenyataan yang ada di Badan Perpustakaan
Provinsi Sumatera Selatan dari pengamatan penulis pelestarian bahan pustaka non
cetak terkhusus (Cd-Rom&Kaset) belum sepenuhnya memenuhi standar
dikarenakan pemanfaatan alat audio visualnya kurang lengkap.
Berkaitan dengan hal tersebut di atas, maka skripsi ini mengkaji tentang:
(1) Kondisi audio visual dan bahan non buku (cd-rom & kaset) di Badan
Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan. (2). Kelebihan dan kekurangan yang
dihadapi pustakawan dalam menggunakan audio visual dalam pelestarian bahan
non buku (cd-rom & kaset) di Badan Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan. (3).
Solusi dari permasalahan yang ada pada pemanfaatan audio visual dalam
pelestarian bahan non buku (cd-rom & kaset) di Badan Perpustakaan Provinsi
Sumatera Selatan .
Tujuan penelitian ini: (1). Untuk mengetahui kondisi audio visual dan
bahan non buku (cd-rom & kaset) di Badan Perpustakaan Provinsi Sumatera
Selatan. (2). Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dihadapi
pustakawan dalam menggunakan pemanfaatan audio visual dalam pelestarian
bahan non buku (cd-rom&kaset) di Badan Perpustakaan Provinsi Sumatera
Selatan. (3). Untuk mengetahui solusi dari permasalahan pemanfaatan audio
visual dalam pelestarian bahan non buku (cd-rom&kaset) di Badan Perpustakaan
Provinsi Sumatera Selatan.
Untuk pengumpulan data digunakan tehknik observasi, wawancara
mendalam dan dokumentasi. Adapun analisis data penulis menggunakan tehknik
analisis deskripstif kualitatif yaitu metode yang menggambarkan dan menjabarkan
temuan di lapangan.
Kesimpulan dari hasil penelitian yang ditemukan oleh penulis, menunjukkan
pemanfaatan audio visual dalam pelestarian bahan non buku (cd-rom&kaset
belum cukup baik dikarenakan terhambat oleh alatnya yang kurang lengkap dan
sering mengalami kerusakan. Sebaiknya hal ini ditindak lanjuti, staf pustakawan
sebaiknya membuat lampiran proposal perihal kurangnya sarana prasarana pada
ruang layanan audio visual kepada atasan Badan Perpustakaan Provinisi Sumatera
Selatan agar segera diperbaiki dan alatnya ditambahkan. Agar melestarian koleksi
dapat dilaksanakan dengan baik apabila alat audio visualnya juga memadai.