Abstract :
Skripsi ini berjudul: Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning
Tipe Numberred Heads Together Pada Mata Pelajaran Fiqih Kelas VII di MTs Al?Amalul Khair Palembang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana
motivasi belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan model pembelajaran
Cooperative Learning tipe Numberred Heads Together pada mata pelajaran Fiqih
kelas VII di MTs Al-Amalul Khair Palembang?, Bagaimana motivasi belajar siswa
kelas eksperimen yang diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe
Numberred Heads Together pada mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs Al-Amalul
Khair Palembang?, Apakah terdapat peningkatan yang signifikan antara motivasi
belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan model pembelajaran Cooperative
Learning tipe Numberred Heads Together dan motivasi belajar siswa kelas
eksperimen yang diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe
Numberred Heads Together pada mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs Al-Amalul
Khair Palembang?.Tujuan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
motivasi belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan model pembelajaran
Cooperative Learning tipe Numberred Heads Together di MTs Al-Amalul Khair
Palembang, mengetahui motivasi belajar siswa kelas eksperimen yang diterapkan
model pembelajaran Cooperative Learning tipe Numberred Heads Together di MTs
Al-Amalul Khair Palembang, serta mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa
kelas kontrol yang tidak diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe
Numberred Heads Together dan motivasi belajar siswa kelas eksperimen yang
diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Numberred Heads
Together di MTs Al-Amalul Khair Palembang.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
Eksperiemental Method dan design Post-tes only control group design. Jenis data
yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan
yaitu data primer dan data sekunder. Data primer meliputi kepala sekolah, guru, siswa
kelas VII.1 dan VII.2, sedangkan data sekunder yaitu dokumen sarana dan prasarana,
struktur organisasi, keadaan guru, keadaan siswa. Populasi dalam penelitian ini
adalah kelas VII.1 28 dan kelas VII.2 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan metode observasi, angket, dokumentasi, dan wawancara. Terlebih
dahulu data dikumpulkan, kemudian direkapitulasi, dianalisis dengan statistik dengan
menggunakan rumus mean, standar error, TSR dan persentase serta uji t.
Hasil penelitian ini adalah: pertama, motivasi belajar siswa kelas kontrol
dalam kategori sedang karena dari 28 siswa terdapat 17 siswa (60%) yang mendapat
nilai sedang. Kedua, motivasi belajar siswa kelas eksperimen dalam kategori sedang
karena dari 25 siswa terdapat 21 orang siswa (84%) yang mendapat nilai sedang.
Ketiga, terdapat peningkatan motivasi belajar antara siswa kelas kontrol dan siswa
kelas eksperimen. Dari hasil analisa statistik bahwa nilai ?to? lebih besar dari ttabel
(baik pada signifikan 5% dan 1%) 2,00 <8,117> 2,65. Dengan demikian berarti
hipotesis alternatif (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima.