Abstract :
Kajian ini bertujuan untuk menilai dampak dari Financing to Deposit Ratio (FDR), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Pertumbuhan Laba, dengan Non Performing Financing (NPF) sebagai variabel Intervening pada Bank Umum Syariah. Sampel kajian ini mencakup BUS yang tercatat di OJK periode 2017 hingga 2023, dengan penerapan metode purposive sampling yang menghasilkan 10 bank sebagai objek penelitian. Teknik analisis yang dipergunakan meliputi Analisis Regresi Data Panel, Path Analysis, dan Uji Sobel menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Kajian ini menemukan hasil bahwa secara simultan, FDR, BOPO, CAR, dan NPF berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba. Secara parsial, FDR dan BOPO menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan CAR tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Selain itu, NPF sebagai variabel intervening tidak dapat memediasi hubungan antara FDR, BOPO, dan CAR terhadap Pertumbuhan Laba. Kajian ini
menginformasikan hal penting bagi pengelolaan keuangan bank, dengan menekankan perlunya pengendalian risiko pembiayaan dan efisiensi operasional untuk mendukung
pertumbuhan laba yang berkelanjutan.