Abstract :
ABSTRAK
KONTRIBUSI KINERJA KOMITE SEKOLAH PERIODE 2010-2014
TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
DI SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) 30 RAMBANG DANGKU
Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah
rendahnya mutu pendidikan khusunya pendidikan dasar dan menengah. Komite sekolah
merupakan satu diantara komponen strategis dalam satuan pendidikan, yang berperan
dalam peningkatan mutu pendidikan dengan memberikan pertimbangan, dukungan,
pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, serta sebagai mediator antara
sekolah dengan masyarakat dan lainnya, namun yang terjadi komite sekolah tidak
mempunyai program kerja sendiri, baik program sebagai pemberi pertimbangan,
pendukung, pengontrol, dan sebagai mediator antara pemerintah dan masyarakat,
komite sekolah hanya menjadi mediator antara sekolah dengan wali murid jika diminta
oleh pihak sekolah dalam rangka penggalangan dana untuk pengadaan sarana prasana.
Hal ini karena kurangnya pengetahuan dan wawasan komite sekolah akan peran dan
fungsinya.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kontribusi kinerja komite sekolah
periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang
Dangku dan mengetahui faktor pendukung kontribusi kinerja komite sekolah periode
2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku
serta faktor penghambat kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap
peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku
Metodologi dalam penulisan tesis ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari
fenomena objek yang diteliti, adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer
berupa hasil wawancara dengan informan kunci dan pengamatan langsung serta data
sekunder berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini. Dengan
pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi kinerja komite sekolah terkait
dengan perannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol dan mediator
belum berperan secara baik. Dalam hal ini dapat diketahui dari dukungan dana komite
sekolah belum berhasil mendapatkan dana dari masyarakat sekitar seperti dunia
usaha/industri dan masih hanya dari bantuan orang tua siswa melalui iuran komite
sekolah. Kemudian dalam pelaksanaan peran sebagai mediator belum terlaksana dengan
sepenuhnya komite hanya sebagai perantara antara pihak sekolah dan orang tua siswa.
Namun hanya perannya sebagai pengontrol yang lebih utama dalam hal output
pendidikan. Dengan demikian yang lebih banyak berperan dalam peningkatan mutu
pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku adalah pihak sekolah itu sendiri yaitu
kepala sekolah, para guru dan staf pendidikan. Komite sekolah mendapat dukungan dari
pihak sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Adapun yang menjadi faktor
penghambat kurangnya pengetahuan tentang organisasi komite sekolah dan wawasan
tentang kependidikan serta faktor kesibukan pengurus komite sekolah.