Abstract :
ABSTRAK
EVALUASI TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM TEMATIK
INTEGRATIF 2013 DI MIN 2 MODEL PALEMBANG
Penelitian dengan judul ?Evaluasi Terhadap Implementasi Kurikulum Tematik Integratif
2013 di MIN 2 Model Palembang? dilatarbelakangi oleh adanya para guru merasa belum siap
untuk menerapkan kurikulum tematik integratif 2013 karena merasa belum terlalu paham secara
teoritis dan secara praktis baru menerapkan kurikulum ini, sehingga belum terbiasa. Selama ini
mereka sering berganti-ganti kurikulum sesuai dengan kebijakan pemerintah dan sekarang
mereka dituntut untuk memulai mengenal kurikulum baru yang lebih rumit dalam penilaian yaitu
adanya pergeseran dari penilaian melalui tes (mengukur semua kompetensi berdasarkan hasil
saja), menuju penilaian otentik (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan
pengetahuan berdasarkan proses dan hasil) yang belum pernah dilakukan dalam kurikulum
sebelumnya, bahkan hampir seluruh guru apatis terhadap perubahan kurikulum. Namun
demikian, dibalik keberagaman asumsi tentang kurikulum baru tersebut, Madrasah Ibtidaiyah
Negeri 2 Model Palembang telah mencobakan kurikulum Tematik Integratif 2013 di kelas 1
khususnya pada mata pelajaran umum (Matematika, Bahasa Indonesia, IPA yang diintegrasikan
pada Bahasa Indonesia, IPS, PKn, Seni Budaya dan Kerajinan serta Penjas Orkes). MIN 2 Model
Palembang termasuk madrasah pertama yang sudah mulai menerapkan kurikulum baru di Tahun
Pembelajaran Baru 2013/2014, berarti sudah 2 (dua) tahun pembelajaran berlangsung
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi kurikulum Tematik
Integratif 2013 di MIN 2 Model Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
evaluasi dengan menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, proces, dan product)
menurut Stufflebeam. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui teknik angket digunakan
untuk mendapatkan data tentang kesiapan guru dalam pelaksanaan proses dan evaluasi
pembelajaran, teknik observasi digunakan untuk memperoleh data tentang proses pembelajaran
dengan menggunakan kurikulum Tematik Integratif 2013, sedangkan teknik dokumentasi
digunakan untuk mendapatkan data tentang evaluasi konteks guna menganalisis data dengan cara
membandingkan proses pembelajaran Tematik Integratif 2013 pada MIN 2 Model Palembang
dengan standar proses pada Permen Dikbud RI no. 65 tahun 2013.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai indeks konteks sebesar 97% yang berarti
telah mencapai kriteria baik, nilai indeks Input sebesar 99% yang berarti telah mencapai kriteria
baik, nilai indeks proses sebesar 97% yang berarti telah mencapai kriteria baik, dan diperoleh
nilai indeks produk sebesar 95% yang berarti telah mencapai kriteria baik.
Dari hasil penelitian evaluasi CIPP diperoleh simpulan bahwa implementasi kurikulum
Tematik Integratif 2013 pada MIN 2 Model Palembang diperoleh nilai indeks 97% yang berarti
telah mencapai kriteria baik atau telah sesuai dengan Standar Proses pada Permen Dikbud RI no.
65 tahun 2013.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar madrasah ini tetap melanjutkan
implementasi kurikulum Tematik Integratif 2013 karena diharapkan dapat memberikan masukan
atau kerjasama dengan madrasah lain, sehubungan adanya komponen sikap spiritual (KI-1) dan
sikap sosial (KI-2), pengetahuan (KI-3), serta keterampilan (KI-4), sehingga menunjang dalam
pembentukan pendidikan karakter di Indonesia. Saran selanjutnya adalah agar para guru dapat
berbagi pengetahuan kepada guru madrasah lainnya dalam Kelompok Kerja Guru Madrasah
tentang implementasi kurikulum Tematik Integratif 2013, khususnya dalam proses pembelajaran
yaitu dalam penilaian otentik yang mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan
pengetahuan berdasarkan proses dan hasil