Abstract :
Pentingnya suatu model pendidikan yang dapat menjadi acuan proses pendidikan agar dapat membantu pendidikan menjadi lebih baik. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pendidikan, model pendidikan humanis religius memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik serta menanamkan nilai-nilai agama pada diri peserta didik.
Minimnya moral yang dimiliki siswa saat ini dapat berpengaruh buruk, karena sedikitnya pengetahuan serta penanaman nilai-nilai agama yang diajarkan pada peserta didik. Seperti yang terjadi dilapangan di mana masih terdapat beberapa siswa yang masih melakukan kenakalan-kenakalan kecil sehingga jika dibiarkan akan menjadikan dampak yang cukup besar, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yakni: (1) bagaimana penerapan pendidikan humanis religius di lingkungan sekolah Madrasah Aliyah Al-Fatah Palembang, (2) Bagaimana peran guru dan kepala madrasah Aliyah Al-Fatah Palembang.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian field research (penelitian lapangan), dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian menggunakan sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan ialah dengan cara reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Madrasah Aliyah Al-Fatah Palembang menerapkan pendidikan humanis religius di dalam proses pembelajaran dengan memotivasi peserta didik serta selalu menanamkan muatan-muatan agama di luar proses pembelajaran guru memberikan ruang pada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan mereka serta membiasakan melakukan kegiatan-kegiatan agama. Kemudian peran guru sebagai fasilitator serta role model dan peran kepala Madrasah sebagai manajer, mengarahkan, serta mengontrol agar pendidikan humanis religius dapat berjalan dengan baik.