Abstract :
Model belajar tuntas sangat penting dilakukan karena model ini berorientasi pada peningkatan produktivitas hasil belajar yakni siswa yang menguasai bahan pelajaran secara tuntas, menyeluruh dan utuh. Masalah yang timbul adalah minimnya penggunaan model belajar tuntas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA N 13 Palembang, padahal dengan model belajar tuntas siswa dapat lebih menguasai materi pembelajaran, untuk dapat membuktikan bahwa model belajar tuntas memang benar-benar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa maka penelitian ini penting untuk dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model belajar tuntas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan kegunaan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bahwa model belajar tuntas masih tergolong efektif digunakan dalam pembelajaran pada kurikulum 2013.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang menggunakan teknik Posttest only kontrol group design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dan tes. Observasi digunakan untuk mengamati hasil belajar siswa.Tes adalah salah satu alat evaluasi untuk membedakan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan t-test.
Hasil penelitian ini yaitu ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol.Dilihat dari hasil uji statistik t-test menyatakan bahwa hasil thitung lebih besar dari pada ttabel baik pada taraf signifikan 5% dan 1% (2,41<2,66>1,68). Hal ini menunjukkan bahwa ?ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar yang diajarkan dengan yang tidak diajarkan menggunakan Model belajar tuntas?.