Abstract :
Penelitian ini berjudul ?Pelaksanaan Pelatihan Dakwah di Pondok Pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin? yang dilatar belakangi bahwa kegiatan pelatihan dakwah untuk saat ini belum tersedia waktu khusus, sehingga menjadi kendala tersendiri bagi pengurus pelatihan dakwah serta fasilitas yang disediakan masi sangat minim. Dalam penelitian ini, peneliti mengangkat dua rumusan masalah, yakni bagaimana pelaksanaan pelatihan dakwah di Pondok Pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin dan apa saja faktor pendukung dan penghambat pelatihan dakwah di Pondok Pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan dakwah dan mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan pelatihan dakwah di Pondok Pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin. Penelitian merupakan penelitian data kualitatif. Jenis penelitianya adalah penelitian lapangan (file research) dengan mengunakan metode pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan kunci yakni kepala madrasah. Selain itu, melibatkan Ustad dan Utadza, dan Santri pondok pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin. Teknik pengumpulan data menggunaka observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi baik sumber data maupun teknik. Untuk teknik analisis data melalui melalui reduksi data, data display, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa pada prinsipnya sebagian besar pelaksanaan pelatihan dakwah di pondok pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin telah terlaksana dengan cukup baik. Hal ini terlihat dari beberapa kenyataan yang terjadi dilingkungan pondok pesantren Nurul Iman, meskipun masih ada beberapa catatan yang menunjukan kekurang sempurnaan pelaksanaan pelatihan dakwah di pondok pesantren Nurul Iman Ujung Tanjung Banyuasin, seperti pola prilaku santri yang terkadang sulit di atur dan masih rendahnya kesadaran santri dalam mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan oleh pesantren. Tetapi selain dari kedua hal di atas, pondok pesantren Nurul Iman sudah berhasil menjalankan beberapa kegiatan lainnya seperti, adanya partisipasi kepala madrasah dalam pelaksanaan pelatihan dakwah, adanya kerjasama yang baik antara kepala madrasah dengan pengurus, adanya motivasi, serta adanya pemenuhan kebutuhan berupa penyediaan sarana dan prasarana.