DETAIL DOCUMENT
INTERFERENSI BAHASA DAERAH PADA KARANGAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 07 BANYUASIN III PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Author
PARERRA, MARDIKA
Subject
 
Datestamp
2020-06-22 02:43:03 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III (2) bentuk-bentuk interferensi leksikal bahasa daerah pada karangan narasi siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III (3) solusi terhadap interferensi leksikal bahasa daerah pada karangan siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan teknik analisis data yakni karangan dianalisis dengan memperhatikan tiap-tiap kata. Kata yang menunjukkan adanya gejala interferensi leksikal diberi lingkaran, selanjutnya kata-kata tersebut dicek kebenarannya dengan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : Pertama, kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III berdasarkan tes menulis karangan yang telah diberikan pada siswa menunjukkan bahwa dalam menulis sebuah karangan siswa masih mendapatkan kesulitan seperti penulisan kata yang kurang huruf, kata yang tidak baku, penempatan huruf kapital di tengah kalimat, tanda baca yang kurang tepat dan tidak menggunakan paragraf. Keduan, bentuk-bentuk interferensi leksikal bahasa daerah pada karangan narasi siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III berdasarkan tes menulis karangan menunjukkan bahwa interferensi yang dialami siswa terjadi pada bentuk interferensi leksikal seperti interferensi bentuk kata, bentuk prefiks dan bentuk pengulangan yang lebih dominan timbul, sedangkan dalam bentuk sufiks dan bentuk konfiks tidak dominan timbul bahkan pada bentuk infiks tidak timbul. Ketiga, solusi terhadap interferensi leksikal bahasa daerah pada karangan siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dengan tiga informen menjelaskan bahwa siswa kelas IV SD Negeri 07 Banyuasin III dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tertulis masih menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah secara bersamaan, sehingga terjadi interferensi bahasa daerah baik secara lisan maupun tulisan. Faktor penyebab terjadinya interferensi ini dikarenakan faktor lingkungan dan kebiasaan sehari-hari siswa yang menggunakan bahasa daerah saat berkomunikasi baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi interferensi adalah memberikan latihan kepada siswa dalam menulis karangan, berdialog dan pembinaan saat jam pelajaran berlangsung. 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang