Abstract :
Penelitian ini didasarkan pada adanya pemahaman bahwa seni sastra memiliki hubungan yang erat dengan tassawuf. Seni sastra menjadi kajian penting untuk memahami seni dan spiritualitas Islam, karena ajaran Islam berdasarkan pada firman Tuhan yang diwahyukan sebagi kitab suci, maka sastra menempati posisi yang utama dan istimewa diantara berbagai bentuk seni yang ada dalam masyarakat Islam untuk mengekspresikan ajarannya. Novel Kun Fayakun adalah novel yang sarat akan nilai-nilai ajaran tasawuf. Novel yang bercerita tentang perjalanan spiritualitas seorang preman yang bertaubat ini menggambarkan bagaimana kisah taubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai nilai-nilai tasawuf dalam novel Kun Fayakun karya Andi Bombang.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang mengacu pada kepustakaan diantaranya buku-buku, skripsi, tesis, dan dokumen lainnya. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan metode dokumentasi yaitu menyelidiki data-data yang bersifat tertulis berupa buku-buku, literature dan sebagainya yang relevan dengan masalah yang diteliti. Sumber primer penelitian ini adalah novel Kun Fayakun. Untuk menganalisis data, penulis menggunakan metode analisis isi, yaitu menganalisis isi novel dan membagikannya ke dalam beberapa macam nilai-nilai tassawuf. Dalam mengambil kesimpulan penelitian ini menggunakan metode deduktif.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan dua hal. Pertama, novel Kun Fayakun mengandung nilai-nilai tassawuf yakni taubat, wara?, zuhud, syukur, ma?rifat, dan mahabbah. Kedua, karakteristik tasawuf pada novel Kun Fayakun adalah karakteristik tassawuf akhlaki, yaitu salah satu bentuk tasawuf yang fokus pembahasannya kepada pembersihan jiwa dari perilaku buruk yang disertai latihan-latihan berupa pengisian diri dengan akhlak terpuji dalam mencapai kedekatan diri kepada Allah SWT