Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Belanja Modal dan Pendaptan Asli Daerah (PAD) terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh provinsi yang ada di Indonesia yaitu berjumlah 34 Provinsi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 33 provinsi yang ada di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari laporan Realisasi APBD yang berasal dari situs resmi pemerintahan tahun 2010-2019. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda, dengan pengujian hipotesis yaitu uji ttest, Ftest, koefisien determinasi (R2), uji prasyarat analisis menggunakan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas, uji mediasi menggunakan analisis causal step. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu Eviews 9.0. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh (1) belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, (2) PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, (3) belanja modal berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, (4) PAD berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, (5) pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap kinerja keuangan, (6) pertumbuhan ekonomi memediasi belanja modal terhadap kinerja keuangan, (7) pertumbuhan ekonomi memediasi PAD terhadap kinerja keuangan