Abstract :
Penelitian ini mengeksplorasi tentang Penerapan Konseling Individu dalam Mengatasi
Perilaku Agresi Pada Remaja Kecanduan Alkohol. Perilaku agresi yang ditimbulkan
akibat dari mengkonsumsi alkohol memberikan efek buruk baik kepada klien maupun
orang lain. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan dari orangtua, teman serta bantuan
konseling secara individu agar perilaku agresi pada klien dapat diatasi. Penelitian ini
bertujuan mengetahui gambaran perilaku agresi fisik klien ?V? yang kecanduan alkohol,
mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan perilaku agresi fisik, serta mengetahui
penerapan konseling individu dalam mengatasi perilaku agresi fisik klien ?V? yang
kecanduan alkohol. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan deskriptif kualitatif, metode studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian
ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah klien
?V?, orangtua klien ?V?yaitu ayahnya, dan teman klien ?V?. Teknik analisis data yaitu
perjodohan pola, pembuatan eksplanasi, dan analisis deret waktu. Hasil penelitian
pertama mengenai agresi fisik yaitu diketahui bahwa klien memiliki perilaku agresi fisik
aktif, agresi fisik langsung, agresi fisik aktif tidak langsung, dan agresi fisik tidak
langsung. Kedua, faktor penyebab perilaku agresi fisik pada klien ?V? yaitu adanya
serangan dari orang lain, frustasi dalam diri, serta motivasi membalas dendam. Ketiga,
penerapan konseling individu dilakukan dengan identifikasi kasus, diagnosa, prognosa,
langkah terapi, dan follow up. Langkah terapi atau treatment dilakukan selama lima kali
pertemuan. Pertemuan pertama, perkenalan dan membangun hubungan antara klien dan
peneliti. Kedua, memberikan motivasi untuk berubah dan memancing kesadaran klien.
Ketiga, mendengarkan keluhan klien, memberikan solusi dan saran untuk membantu
terjadinya perubahan. Keempat, klien mengakui bahwa ia mengikuti saran dan solusi
yang diberikan. Kelima, follow up yaitu mengevaluasi kegiatan konseling dan selanjutnya
meminta orangtua untuk mengawasi klien agar tidak mengulangi dan dapat
mengembangkan dirinya. Hasilnya, klien mengikuti saran peneliti yaitu melakukan
ibadah, menghindar dari teman-teman yang suka mengkonsumsi alkohol dan melakukan
aktivitas positif.
Katakunci : KonselingIndividu, PerilakuAgresi, KecanduanAlkohol