Abstract :
Al-Qur?an merupakan kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw
yang mengandung mukjizat. Kemukjizatan tersebut termasuk kemukjizatan dari aspek
isyarat ilmiahnya. Salah satu contoh kemukjizatan dari aspek isyarat ilmiah yang
dikemukakan dalam al-Qur?an yaitu mengenai proses penciptaan manusia.
Tesis ini merupakan kajian I?jaz al-Qur?an mengenai proses penciptaan
manusia dengan pendekatan ilmu sains. Pokok pembahasan dalam tesis ini adalah
mengkaji hubungan antara proses penciptaan manusia dalam al-Qur?an dengan proses
penciptaan manusia menurut ilmu sains.
Terdapat kemiripan antara fase proses penciptaan manusia menurut ilmu sains
dengan proses penciptaan manusia yang disebutkan dalam al-Qur;an. Proses
penciptaan manusia diawali dari saripati makanan yang dikonsumsi yang bersumber
dari tanah kemudian dijadikan nutfah yang bercampur antara sel kelamin jantan
(spermatozoa) dan sel kelamin betina (ovum) yang dikenal sebagai nu?fah amsy?j yang
dalam ilmu sains disebut konsepsi yang disimpan dalam tempat yang kokoh yakni
rahim yang memiliki struktur yang mampu melindungi janin. Kemudian nutfah yang
bercampur itu dijadikan segumpal darah yang menempel pada dinding rahim dimana
peristiwa ini dalam ilmu kedokteran disebut proses implantasi, lalu segumpal darah itu
dijadikan segumpal daging yang ukurannya kecil, panjangnya sekitar 0,4-0,5 cm
dengan berat 0,4 gram lalu segumpal daging itu dijadikan tulang belulang lengkap
dengan urat-urat syarafnya, lalu tulang belulang itu dibungkus dengan daging,
kemudian disempurnakan penciptaannya dengan ditiupkan roh ke dalamnya sehingga
menjadi makhluk yang berbentuk lain yakni manusia yang memiliki karakter-karakter
istimewa dibanding makhluk yang lain.
Kata Kunci: Mukjizat, Al-Qur?an, I?jaz ilmi, Nutfah Amsy?j, Ilmiah, Fenomena