Abstract :
Skripsi ini membahas tentang sensation seeking pada
pendaki perempuan di UKMK MAPALA UIN Raden Fatah Palembang
dengan menggunakan aspek-aspek dari Zuckerman yaitu: Pencarian
getaran jiwa dan petualangan, Pencarian pengalaman,
Ketidakmampuan/ketidakmauan menghambat dorongan dan
Kerentanan terhadap rasa bosan. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara semi
terstruktur, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini
berjumlah 5 orang pendaki perempuan dengan kriteria sudah
menjadi anggota MAPALA UIN Raden Fatah Palembang selama 2
tahun dan telah melakukan pendakian minimal 2 kali di pegunungan
Sumatera dan satu kali pendakian gunung di luar Sumatera. Kelima
subjek memberikan gambaran bagaimana hal yang yang terjadi
ketika sedang mendaki serta larangan ketika sedang melakukan
pendakian. Temuan lainnya yaitu ketika dalam pendakian,
perempuan yang sedang dalam kondisi haid tidak diperbolehkan
untuk ikut mendaki karena itu akan berakibat buruk pada orang
tersebut dan pendaki lainnya.
Selain itu kelima pendaki perempuan tersebut memiliki
sensation seeking atau memiliki kegiatan adrenalin yang berbedabeda namun sama-sama memiliki resiko besar disetiap kegiatannya
sesuai dengan keempat aspek dari Zuckerman. Seperti pada subjek
ZM menyukai kegiatan susur goa, subjek MP memiliki hobi dibidang
konservasi, subjek PA menyukai kegiatan olahraga arus deras serta
menyukai travelling keluar kota sendirian, zubjek AP atlit yang aktif
dibidang panjat tebing, serta subjek IM memiliki kegiatan adrenalin
menyusuri goa.
Kata kunci: Sensation Seeking, Pendaki, Pendaki Perempuan