Institusion
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Author
Akhmad Fikri Renaldi, Penulis
Dra.Hj Sri Suriana, M.Hum, Pembimbing 1
Sholeh Khudin, M.Hum, Pembimbing 2
Subject
Sejarah (Umum)
Datestamp
2021-06-23 04:48:31
Abstract :
INTISARI
Jurusan Sejarah dan Peradaban Islam
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah
Skripsi, 2021
Akhmad Fikri Renaldi, Pengembangan Objek Wisata Religi di Makam Kawah
Tekurep Sebagai Cagar Budaya Palembang
xvii + 77 + Lampiran
Penelitian ini mendeksripsikan tentang perkembangan objek wisata religi di
Makam Kawah Tekurep sebagai cagar budaya yang terletak di wilayah Kelurahan
tiga Ilir, Kecamatan Ilir Timur dua Palembang. Rumusan permasalahan pada
penelitian ini yaitu : 1. Bagaimana deskripsi Komplek Makam Kawah Tekurep, 2.
Bagaimana perkembangan wisata religi di Komplek Makam Kawah Tekurep
Palembang.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode sejarah dengan
menggunakan pendekatan etnografi yang menekankan pada disiplin dalam ilmu
antropologi. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai dari keragaman
budaya islam, khususnya ziarah yang dilakukan oleh masyarakat di Komplek Makam
Kawah Tekurep sebagai salah satu objek wisata religi di Kota Palembang.
Adapun langkah-langkah dalam melakukan pengumpulan data dalam penelitian ini
meliputi sumber primer dan sekunder sumber primer dilakukan secara observasi dan
wawancara kepada pengurus makam, pengunjung/peziarah, masyarakat sekitar,
instansi/Dinas Pariwisata Kota Palembang Sumatra selatan, serta didokumentasikan.
Sedangkan sumber sekunder adalah data penunjang yang didapat dari literatur-
literatur sesuai dengan judul penelitian seperti jurnal, buku, artikel, skripsi, tesis dan
disertasi kemudian data sekunder tersebut dilakukan tahapan verifikasi data untuk
selanjutnya dianalisis. Penulis akan melihat bagaimana deskripsi Makam Kawah
Tekurep sebagai warisan sejarah islam, budaya ziarah yang sekaligus menjadi salah
satu objek wisata religi di Kota Palembang.
Komplek makam Kawah Tekurep yang dibangun oleh Sultan Mahmud
Badaruddin I Jaya Wikramo pada tahun 1728 memiliki nilai sejarah dan budaya. Hal
ini sebagai bukti bahwa pada saat itu terdapat Kesultanan Palembang Darussalam.
Bangunan pada komplek makam Kawah Tekurep merupakan gabungan dari arsitektur
Melayu, India, dan Cina. Perpaduan budaya ini yang menjadikan komplek makam
Kawah Tekurep menjadi salah satu daya tarik wisata religi yang unik dan menarik.
Ziarah merupakan sebuah kegiatan yang telah ada sejak lama dan merupakan
warisan dari para leluhur sebelum Islam datang ke Nusantara. Kedatangan Islam
dengan toleran tidak melarang akan tradisi yang telah dilakukan masyarakat. Islam
tetap membolehkan kegiatan ziarah tetapi dengan mengubah tujuan serta berbagai
ritual yang dilakukan dalam berziarah. Ziarah kubur kini sudah menjadi tradisi
masyarakat muslim di Indonesia, bahkan dilakukan oleh kalangan muslim kota,
makam-makam yang sering dikunjungi oleh masyarakat muslim Indonesia selain
makam keluarga dan sanak famili adalah makam para wali, kiai, raja atau mereka
yang dianggap memiliki pengaruh kuat dalam masyarakat.
Pengunjung tidak hanya sekedar berziarah, orang-orang yang datang
ke Komplek Makam Kawah Tekurep ini, selain ingin menambah wawasan mereka
tentang ilmu sejarah, mereka juga melakukan wisata dengan melakukan foto-foto
sebagai dokumentasi di kawasan Komplek Makam Kawah Tekurep.
Kata kunci : Objek-Wisata Religi-Cagar Budaya