Abstract :
Penelitian ini berjudul analisis miskonsepsi siswa menggunakan mata
pelajaran IPA di SMPN 4 Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
Pendopo. Miskonsepsi pada siswa sering terjadi, miskonsepsi tersebut terjadi
karena keinginan siswa untuk memahami suatu konsep, seperti yang terjadi pada
siswa di SMP N 4 Penukal Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan
analisis miskonsepsi siswa pada mata pelajaran IPA di SMP N 4 Penukal Utara
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Menurut Omrood (2008) miskonsepsi
adalah kepercayaan yang tidak sesuai dengan penjelasan yang diterima umum dan
terbukti sahih tentang suatu fenomena atau peristiwa. Metodologi penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif. Pengambilan sampel
menggunakan Cluster Random Sampling, yang akan dijadikan sampel penelitian
kelas VII.1 dengan jumlah 38 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian menggunakan tes pilihan ganda beralasan. Hasil analisis menunjukkan
bahwa terjadi miskonsepsi pada mata pelajaran IPA yaitu pada materi ciri-ciri
makhluk hidup dan organisasi kehidupan. Persentase miskonsepsi siswa pada
materi ciri-ciri makhluk hidup yaitu 41,5% untuk materi organisasi kehidupan
48%. Dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi siswa pada materi organisasi
kehidupan lebih tinggi dibandingkan dengan miskonsepsi pada materi ciri-ciri
makhluk hidup. Miskonsepsi siswa diakibatkan karena cara belajar siswa, metode
yang digunakan, dan kurangnya siswa dalam mencari informasi.