Abstract :
Pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik Bercerita Berpasangan
(Paired Storytelling) di MTs Assalafiyah dalam pelaksanaanya dilakukan secara pre
test dan post test adalah proses perubahan sikap dan tingkah laku, maka dari ini
penulis menerapkan model pembelajaran yang mampu merangsang siswa untuk lebih
aktif. Adapun Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana motivasi
belajar siswa sebelum diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Bercerita
Berpasangan (Paired Storytelling) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di
MTs Assalafiyah Sungai Pinang, bagaimana motivasi belajar siswa setelah diterapkan
model pembelajaran Bercerita Berpasangan (Paired Storytelling) mata pelajaran
Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Assalafiyah Sungai Pinang, dan bagaimana
pengaruh penerapan model pembelajaran bercerita berpasangan (Paired
Storytelling) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan menggunakan design
penelitian One- Group Pretest-Posttest Design, yaitu dapat membandingkan dengan
keadaan sebelum diperlakukan. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber data
primer dan sekunder. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik analisis
statistik dengan menggunakan rumus tes ?t?. Untuk mengetahui bagaimana motivasi
belajar siswa sebelum diterapkan model pembelajaran bercerita berpasangan (paired
storytelling) mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Assalafiyah Sungai
Pinang. Tujuan Untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa sesudah
diterapkan model pembelajaran bercerita berpasangan (paired storytelling) mata
pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Assalafiyah Sungai Pinang. Untuk
mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran bercerita berpasangan (paired
storytelling) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam terhadap peningkatan
motivasi belajar siswa kelas VIII di Mts Assalafiyah Sungai Pinang.
Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, yaitu : Pertama, Motivasi belajar
siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik Bercerita Berpasangan
(Paired Storytelling) di kelas VIII MTs Assalafiyah Sungai Pinang pada mata pelajaran
Sejarah Kebudayaan Islam materi Dinasti Abbasiyah, tergolong tinggi . Hal ini terbukti dari
siswa yang mendapat skor tinggi sebanyak 12 orang (48%), siswa yang mendapat skor
sedang sebanyak 9 orang (36%), dan siswa yang mendapat skor rendah adalah sebanyak 4
orang (16%), kedua Motivasi belajar siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran
kooperatif teknik Bercerita Berpasangan (Paired Storytelling) di kelas VIII MTs Assalafiyah
Sungai Pinang pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam materi Dinasti Abbasiyah ,
tergolong sedang. Hal ini terbukti dari siswa yang mendapat skor tinggi sebanyak 6 orang
(24%), siswa yang mendapat skor sedang sebanyak 15 orang (60%), dan siswa yang
mendapat skor rendah sebanyak 4 orang (16%). Penerapan model pembelajaran kooperatif
teknik bercerita berpasangan di MTs Assalafiyah Sungai Pinang pada mata pelajaran Sejarah
Kebudayaan Islam materi Dinasti Abbasiyah, pree tes dan Post tes terdapat pengaruh yang
signifikan terhadap motivasi belajar, hal ini dapat dilihat dari hasil uji ?t? yang menunjukkan
bahwa thitung lebih besar daripada ttabel yang berarti hipotesis Alternatif diterima, yaitu taraf
signifikasi ttabel 5% sebesar 2,06 dan taraf signifikasi 1% sebesar 2,80. Dari hasil tersebut
terlihat bahwa thitung 3,23 lebih besar dari taraf signifikasi 5 % dan taraf signifikasi 1 %