Abstract :
Skripsi ini berjudul ? pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP LTI IGM
Palembang?Latar belakang Sekolah ramah anak (SRA )ialah karena lahir
dari dua hal besar yaitu adanya amanat yang harus diselenggarakan Negara
untuk memenuhi hak anak sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak
Anak yang telah diratifikasi Indonesia pada tahun 1990, dan juga adanya
tuntutan dari Undang-Undang No.23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak
dan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang?Undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.
Dengan masalah bagaimana pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP LTI
IGM Palembang? , dan apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan
sekolah ramah anak?. maka Tujuan disusunnya kebijakan sekolah ramah
anak adalah untuk dapat memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak,
serta memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembagkan minat,
bakat, dan kemampuan anak serta mempersiapkan anak untuk bertanggung
jawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati, dan bekerjasama
untuk kemajuan, dan semangat perdamaian. Metode penelitian ini dengan
menggunakan metologi penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif
deskriptif adalah penelitian yang dimaksud untuk menyelidiki keadaan
(faktual), situasi, kondisi, peristiwa, dan kegiatan yang hasilnya dipaparkan
dalam bentuk laporan penelitian. Dengan tehnik pengumpulan data
observasi, dokumentasi dan wawancara.
Analisis dan pembahasan Pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP
LTI IGM sudah terlaksana dengan baik. Namu ada beberapa hal pelaksanaan
sekolah ramah anak di SMP LTI IGM yang meliputi lima pengembangan
bidang yaitu: sarana prasarana, bidang agama, bidang kesehatan, bidang
pendidikan, dan bidang sosial. Dan ada faktor pendukung pelaksanaan
sekolah ramah anak di SMP LTI IGM Palembang meliputi; dengan adanya
guru yang kompeten di masing-masing bidangnya serta adanya sarana
prasarana yang menunjang kegiatan pelaksanaan sekolah ramah anak di
SMP LTI IGM Palembang diantaranya: ruang guru dan fasilitas guru yang
baik, serta pemanfaatan musholah yang baik, pemanfaatan perpustakaan dan
di dukung dengan prasarana yang lainya yang sudah dioperasional kan
dengan baik.