Abstract :
Muraja?ah yaitu mengulang hafalan yang sudah diperdengarkan kepada guru
atau kyai. Kegiatan muraja?ah merupakan salah satu metode untuk tetap memelihara
hafalan supaya tetap terjaga. Di sini santri memiliki latarbelakang pendidikan yang
berbeda dan memiliki aktivitas yang berbeda pula. Frekuensi muraja?ah yang
dilakukan santri diluar pondok diharapkan dapat meningkatkan kemampuan
menghafal al-Qur?an santri di Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah Palembang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara frekuensi muraja?ah dengan
kemampuan menghafal Al-Qur?an santri di Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah
Palembang.
Adapun masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah pertama, frekuensi
muraja?ah santri di Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah Palembang. Kedua,
kemampuan menghafal Al-Qur?an santri di Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah
Palembang. Ketiga, pengaruh frekuensi muraja?ah terhadap kemampuan menghafal
Al-Qur?an santri di Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah Palembang. Tujuan dari
penelitian ini adalah mengetahui frekuensi muraja?ah di Rumah Tahsin dan Tahfidz
Kamiliyah Palembang, mengetahui kemampuan menghafal al-Qur?an santri di Rumah
Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah Palembang, dan mengetahui adakah pengaruh yang
signifikan antara frekuensi muraja?ah terhadap kemampuan menghafal al-Qur?an di
Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah Palembang.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendeketan kuantitatif
deskriptif dengan mengadakan penelitian ke lokasi langsung. Jenis penelitiannya
adalah kuantitatif, sesuatu penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan
statistik. Metode pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, kuisioner
(angket) dan tes lisan. Penyebaran kuisioner (angket) sebanyak 15 pernyataan kepada
34 responden yang diambil dari populasi sebanyak 226 santri dan pengambilan
sampel dengan teknik Random Sampling.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui (1) frekuensi muraja?ah santri terletak
dalam kategori sedang; (2) kemampuan menghafal Al-Qur?an santri terletak pada
kategori tinggi; dan (3) adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi muraja?ah
terhadap kemampuan menghafal santri di Rumah Tahsin dan Tahfidz Kamiliyah
Palembang dilihat dari nilai lebih besar daripada nilai korelasi ?r? product
moment pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,449 dan 1% yaitu 0,349 adalah
(0,349<0,64 >0,449), maka konsekuensinya adalah (Ha) diterima dan (Ho) ditolak.