Abstract :
Karakter bangsa merupakan aspek terpenting dari kualitas SDM karena
kualitas karakter bangsa menentukan kemajuan suatu bangsa. Karaker yang
berkualitas perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini. Orang yang berkarakter kuat
dan dan baik secara individu maupun sosial ialah mereka yang memilik akhlak,
moral, dan budi pekerti yang baik.Penguatan pendidikan karakter dalam konteks
sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di negara
kita. Diakui atau tidak saat ini terjadi krisis yang nyata dan mengkhawatirkan dalam
masyarakat dengan melibatkan milik kita yang paling berharga, yaitu anak-anak
kita.Terdapat tiga masalah dalam pembentukan karakter yaitu 1) Bagaimana peranan
guru dalam membentuk karakter siswa MAN 3 Palembang ? 2) Bagaimana program?program guru dalam pembentukan karakter siswa MAN 3 Palembang? 3) Apa saja
faktor pendukung dan faktor penghambat guru dalam pembentukan karakter siswa
MAN 3 Palembang. Selanjutnya, fokus dalam penelitian ini adalah peranan guru
dalam pembentukan karakter.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar MAN
3 Palembang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan,
wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan mengumpulkan data,
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan untuk uji
keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam
dalam membentuk karakter siswa sudah cukup baik, guru tidak hanya berperan
sebagai pengajar, namun guru juga berperan juga sebagai teladan, evaluator, korektor,
inspirator, motivator, dinamisator.Kedua, terdapat beberapa program-program yang
dilakukan Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang dalam rangka membentuk karakter
siswa yaitu: sholat dzuhur berjama?ah, sholat jum?at dan keputrian, sholat dhuha, dan
tadarus.Ketiga, terdapat faktor pendukung dalam membentuk karakter siswa di
Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang yaitu: Kurikulum MAN 3 Palembang yang
sesuai dengan Pemerintah, kebiasaan di lingkungan madrasah yang berperilaku baik
juga dapat mempengaruhi karakter siswa,adanya kebersamaan dari masing-masing
guru dalam pembentukan karakter siswa, serta motivsi dan dukungan dari orang tua.
Sedangkan Faktor penghambat dalam pembentukan karakter siswa MAN 3
Palembang adalah lingkungan masyarakat (pergaulan) siswa yang kurang baik,
kurangnya kesadaran siswa dalam mengamalkan kegiatan-kegiatan keagamaan di
madrasah.