Abstract :
PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang selain melayani penjualan pupuk bersubsidi
sebagai bentuk pelaksanaan Public Service Obligation (PSO) PT. PUSRI juga
melayani pembelian pupuk untuk sektor komersil (non subsidi). Penjualan produk
di sektor komersil dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu melalui distributor dan
penjualan langsung kepada end user. Dilihat dari betapa pentingnya pupuk di
negeri ini, maka pastila data-data penjualan dan pemasaran yang telah
berlangsung selama ini sudah banyak dan pertumbuhan yang pesat dari akumulasi
data itu telah menciptakan kondisi yang sering disebut sebagai rich of data but
poor of information. Berbagai macam metode data mining terbukti dapat
mengekstraksi data yang besar dan dapat menghasilkan informasi yang lebih
detail. Pada penelitian ini metode data mining yang dipakai yaitu metode
clustering dengan algoritma yang dipakai yaitu algoritma k- means clustering.
Metode clustering adalah suatu teknik penggalian data dengan menyusun data ke
dalam beberapa kelompok data atau cluster. Dengan menggunakan data mining
dengan metode clustering serta algoritma k- means, hasil akhirnya adalah dapat
menemukan tingkat penjualan pupuk non susbsidi (non-PSO) yang ada di PT.
Pupuk Sriwidjaja Palembang berdasarkan distributor & end User.