Abstract :
Penyelarasan bisnis dan TI pada sebuah lembaga sangat diperlukan guna untuk
mencapai kinerja yang efektif dan optimal. Menyelaraskan bisnis dan teknologi
informasi guna untuk mencapai kinerja yang lebih baik dan pembiayaan teknologi
informasi dapat lebih terarah. Metode yang digunakan yaitu IT-Balanced
Scorecard, dimana pada umumnya IT-Balanced scorecard adalah framework
untuk mengukur kinerja dari suatu sistem teknologi informasi yang memandang
unit bisnis teknologi informasi dan mampu mengukur terkait keselarasan bisnis
dan teknologi informasi yang dilihat dari 4 perspektif, yaitu perspektifkontribusi
perusahaan (corporate contribution), orientasi pengguna (user orientation),
kesempurnaan operasional (operational excellence) dan orientasi masa depan
(future orientation). Penelitian ini berupa studi kasus dengan metode penelitian
deskriptif kuantitatif. Penelitian ini diukur berdasarkan 17 objective. Data dalam
penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang di sebarkan
kepada 412 responden.Total hasil pengukuran 3.54 yang berada pada level
managed yang berarti keselarasan bisnis dan teknologi informasi yang ada di
Universitas Muhammadiyah Palembang monitor atau kontrol proses dilakukan
dengan metode kuantitatif atau sudah ada pengukuran secara detail.dengan masing
masing perspektif. Yaitu, perspektif corporate contribution 3.59 yang berada pada
level managed, perspektif user orientation dengan hasil 3.23 yang berada pada
level defined, perspektif operational excellence dengan hasil 3.64 yang berada
pada level managed, perspektif future orientation dengan hasil 3.70 yang berada
pada level managed.