Abstract :
Bimbingan belajar merupakan suatu proses pemberian bantuan dari guru
Bimbel kepada siswa dengan cara mengembangkan suasana belajar yang kondusif
dan menumbuhkan kemampuan agar siswa terhindar dari kesulitan belajar atau dapat
mengatasi kesulitan belajar yang dihadapinya sehingga mencapai hasil belajar yang
optimal. Bimbingan belajar merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam
sekolah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pelaksanaan
bimbingan belajar bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca?, apa saja
faktor-faktor pendukung dan penghambat bimbingan belajar bagi siswa yang
mengalami kesulitan belajar membaca?. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah
untuk mengetahui pelaksanaan serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam
pelaksanaan bimbingan belajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Model Palembang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah guru kelas 1
sebagai guru Bimbel dan orang tua peserta didik Bimbel. Objek penelitian ini adalah
pelaksanaan bimbingan belajar bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar
membaca pada kelas 1 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Model Palembang. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yakni reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan bimbingan belajar
sudah berjalan dengan baik, waktu pelaksanaannya terprogram, serta memiliki
langkah-langkah yang efektif dalam pelaksanaannya. Kedua, Faktor pendukung
pelaksanaan bimbingan belajar bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar
membaca adalah Faktor Internsik yaitu faktor yang berasal dari peserta didik dan
Faktor Eksternsik yaitu faktor yang berasal dari orang tua, lingkungan, serta teman
sebaya. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan bimbingan belajar adalah faktor
psikologis anak (kecerdasan, motivasi, minat, bakat, dan sikap), place (tempat), orang
tua, serta pengaruh teman sebaya.