Abstract :
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah dari hasil observasi awal
penulis di Madrasah Ibtidaiyah Azizan Palembang, proses pembelajaran masih
didominasi oleh guru. Adapun dalam mengeluarkan pendapat dan bertanya, hanya
beberapa siswa saja yang menunjukkan keaktifannya. Hal ini di dukung oleh Guru
masih sangat terpaku dengan buku paket yang digunakan untuk mengajar. Karena itu,
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagi beriku. (1) Bagaimana penerapan
metode two stay two stray terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di
Madrasah Ibtidaiyah Azizan Palembang? (2) Bagaimana hasil belajar siswa sebelum
dan sesudah diterapkan metode two stay two stray di Madrasah Ibtidaiyah Azizan
Palembang? (3) Apakah terdapat pengaruh metode two stay two stray terhadap hasil
belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Madrasah Ibtidaiyah Azizan Palembang?.
Metodologi penelitian pada skripsi ini menggunakan penelitian kuantitatif.
Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental dengan perlakuan (treatment). Dengan
desain penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah One Group Pretest
Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Madrasah
Ibtidaiyah Azizan Palembang kelas V yang terdiri 1 kelas dengan jumlah siswa 20
orang. Karena jumlah siswa kurang dari 30 jadi sampel yang diambil menggunakan
sampling jenuh. Analisis data untuk mengambil kesimpulan menggunakan rumus uji
?t?.
Hasil penelitian menunujukka (1) Hasil belajar sebelum di terapkan metode
two stay two stray mendapatkan mean sebesar 47. Hasil belajar siswa yang
memperoleh skor kategori tinggi terdapat 2 orang siswa dengan nilai 58 keatas, skor
kategori sedang terdapat 14 orang siswa dengan nilai 36 samapai 57, skor dengan
kategori rendah terdapat 4 orang siswa dengan nilai 36 kebawah. (2) Hasil belajar
sesudah di terapkan metode two stay two stray mendapatkan mean sebesar 76. Hasil
belajar siswa yang memperoleh skor kategori tinggi terdapat 6 orang siswa dengan
nilai 88 keatas, skor kategori sedang terdapat 12 orang siswa dengan nilai 64 sampai
87, skor dengan kategori rendah terdapat 2 orang siswa dengan nilai 64 kebawah. (3)
Penerapan metode two stay two stray berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas
V pada mata pelajaran IPS, hal ini dapat dilihat hasil uji hipotesis menggunakan
uji?t? yaitu : perhitungan (to = 11,83) dan besarnya t yang tercantum pada tabel t (taraf
signifiksi 5% = 2,09) dan taraf signifikasi 1% = 2,86), maka dapat diketahui bahwa to
lebih besar dari pada tt baik taraf signifikasi 5% maupun 1% yaitu : 2,09 < 11,83 >
2,86. Jadi, karena to lebih besar dari pada tt maka hipotesa nihil yang diajukan
ditolak, ini bearti bahwa adanya pengaruh penerapan metode two stay two stray
terhadap hasil belajar siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Azizan Palembang.