Abstract :
Kurang tepatnya pemilihan model pembelajaran dapat menyebabkan siswa
cepat merasa bosan dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga membuat
motivasi belajar siswa menurun. Hal ini disebabkan karena masih banyaknya siswa
yang bercanda pada saat guru menjelaskan materi pelajaran, adanya ketidakfokusan
siswa dikarenakan keluar masuk kelas pada saat jam pelajaran berlangsung, berbicara
tidak penting bersama teman sebangku, dan adanya siswa yang sering melamun serta
membuat kegaduhan di dalam kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung.
Dengan diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Giving Question
and Getting Answer ini diharapkan siswa lebih termotivasi untuk mengikuti
pembelajaran.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah Bagaimana motivasi belajar siswa
kelas kontrol yang tidak diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe
Giving Question and Getting Answer pada kelas X mata pelajaran Pendidikan Agama
Islam di SMA Unggul Negeri 8 Palembang?, Bagaimana motivasi belajar siswa kelas
eksperimen yang diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Giving
Question and Getting Answer pada kelas X mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
di SMA Unggul Negeri 8 Palembang?, Adakah perbedaan yang signifikan antara
motivasi belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan model pembelajaran
Cooperative Learning tipe Giving Question and Getting Answer dengan motivasi
belajar siswa kelas eksperimen yang diterapkan model pembelajaran Cooperative
Learning tipe Giving Question and Getting Answer pada kelas X mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam di SMA Unggul Negeri 8 Palembang?
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
eksperimen (experimental method) yang menggunakan teknik post-test only control
group design. Adapun teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan
teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di
SMA Unggul Negeri 8 Palembang, dengan sampel kelas X IPS 2 dengan jumlah 34
siswa sebagai kelas kontrol yang tidak menggunakan model pembelajaran Giving
Question and Getting Answer dan kelas X IPS 3 yang berjumlah 33 siswa sebagai
kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Giving Question and
Getting Answer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode
observasi, angket dan dokumentasi sedangkan teknik analisia data yang digunakan
adalah analisa uji ?t?.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada perbedaan yang
signifikan antara motivasi belajar siswa pada pata pelajaran Pendidikan Agama Islam
pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk menguji signifikansi motivasi belajar
siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, digunakan rumus uji ?t? dan
diperoleh t0 sebesar 9,90. Perhitungan t0 dengan membandingkan tt baik pada taraf
signifikan 5% atau pada taraf signifikan 1% adalah 2,00< 9,90 >2,65. Dengan
demikian berarti Ha diterima dan H0 ditolak.