Abstract :
Penelitian ini berjudul ?Penerapan Metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi)
dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Fiqih di
Madrasah Ibtidaiyah Az-Zahir Palembang.? Adapun permasalahan yang diangkat
dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana hasil belajar siwa kelas
eksperimen yang diterapkan metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) pada mata
pelajaran fiqih di MI Az-Zahir Palembang. Bagaimana hasil belajar siswa kelas
kontrol yang tidak diterapkan metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) pada mata
pelajaran fiqih di MI Az-Zahir Palembang. Dan apakah ada perbedaan hasil belajar
siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol pada mata pelajaran fiqih di MI Az-Zahir
Palembang.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa kelas
eksperimen yang diterapkan metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) pada mata
pelajaran fiqih di MI Az-Zahir Palembang. Untuk mengetahui bagaimana hasil
belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan metode BCM (Bermain, Cerita,
Menyanyi) pada mata pelajaran fiqih di MI Az-Zahir Palembang. Dan untuk
mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol pada
mata pelajaran fiqih di MI Az-Zahir Palembang. Adapun pengambilan sampel dalam
penelitian ini penulis mengambil kelas IV.A dan IV.B sebagai sampel dalam
penelitian yang berjumlah 50 siswa. Adapun penelitian ini adalah penelitian lapangan
jenis datanya bersifat kuantitatif, sedangkan sumber data diperoleh dari siswa, guru,
kepala sekolah, arsip-arsip, dan literatur. Metode yang digunakan adalah observasi,
tes, dan dokumentasi. Dengan penganalisisan menggunakan rumus statistik, yaitu
rumus tes ?t? untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara hasil
belajar kelas eksperimen yang menggunakan metode BCM (Bermain, Cerita,
Menyanyi) dengan hasil belajar kelas kontrol yang tidak menggunakan metode BCM
(Bermain, Cerita, Menyanyi).
Adapun hasil penelitiannya sebagai berikut: pertama hasil belajar siswa yang
menerapkan metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) mendapatkan mean sebesar
85. Sedangkan presentase hasil belajar siswa yang memperoleh skor tinggi ada 5
orang siswa (20%), skor sedang 15 orang siswa (60%), dan skor rendah ada 5 orang
siswa (20%). Kedua hasil belajar siswa yang tidak menerapkan metode BCM
(Bermain, Cerita, Menyanyi) mendapatkan mean sebesar 66. Sedangkan persentase
hasil belajar siswa yang memperoleh skor tinggi ada 6 orang siswa (24%), skor
sedang ada 12 orang siswa (48%), dan skor rendah ada 7 orang siswa (28%). Ketiga
penggunaan metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) terdapat perbedaan hasil
belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran fikih materi zakat, hal ini dapat dilihat
hasil uji hipotesis menggunakan uji t yaitu: perhitungan (to = 5,27) dan besarnya ?t?
yang tercantum pada Tabel Nilai t (ttts 5% = 2,01 dan ttts 1% = 2,68) maka dapat
diketahui bahwa to adalah lebih besar dari pada tt yaitu 2,01 < 5,27 > 2,68.