Abstract :
Skripsi ini mendeskripsikan Naskah Tauhid dan Fikih dengan menggunakan
kajian filologi. Adapun pokok permasalahan dalam kajian naskah Tauhid dan Fikih ini
meliputi kajian tauhid dan fikih secara garis besar sedangkan yang akan dibahas dalam
penelitian ini meliputi: 1. Bagaimana Suntingan Naskah Tauhid dan Fikih, 2.
Bagaimana Analisis Isi Naskah Tauhid dan Fikih. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui isi naskah dalam dua aspek: Tauhid dan Fikih pada bentuk fisik naskah
dengan mendeskripsikan kedua aspek tersebut dan menyajikan suntingan teks yang
mudah dibaca oleh masyarakat masa kini serta menganalisis isi teks naskah dalam dua
aspek: Tauhid dan Fikih.
Naskah Tauhid dan Fikih ini merupakan naskah tunggal sehingga dalam
suntingannya peneliti menggunakan edisi kritis untuk membenarkan kesalahan?kesalahan kecil yang terdapat di dalam naskah sesuai dengan ketentuan yang berlaku
agar dapat dibaca oleh masyarakat masa kini. Metode yang digunakan sesuai dengan
langkah-langkah penelitian filologi yakni: Inventarisasi Naskah, Deskripsi Naskah,
Transliterasi Naskah dan Analisis Isi Naskah.
Melalui langkah-langkah penelitian filologi di atas, maka data-data yang didapat
oleh peneliti sebagai berikut: naskah Tauhid dan Fikih adalah naskah tunggal yang telah
berumur lebih dari 100?an tahun silam. Tuanya naskah mengakibatkan rusaknya kondisi
naskah seperti kertas yang dimakan rayap, terkena air dan juga kertas yang terlepas dari
benangnya. Pada saat peneliti menemukan naskah, naskah ini tidak memiliki judul
sehingga naskah tidak dapat diidentifikasikan secara langsung. Pemberian judul pada
naskah sesuai dengan hasil bacaan peneliti terhadap isi naskah. Naskah ini koleksi Reza
Pahlevi dan merupakan warisan yang diturunkan secara turun temurun oleh kakek
buyutnya. Naskah ini berisi kajian ilmu tauhid dan ilmu fikih secara garis besar yakni
pembahasan syahadat dan iman sebagai kajian ilmu tauhid sedangkan ilmu fikih
menjelaskan fikih ibadah seperti yang terdapat di dalam rukun Islam yakni salat, puasa,
zakat dan haji.