Abstract :
Penelitian sistem konservasi bahan pustaka telah dilakukan di SMA Plus Negeri
17 Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem konservasi
bahan pustaka yang telah dilakukan oleh Perpustakaan SMA Plus Negeri 17
Palembang, Faktor penyebab kerusakan koleksi bahan pustaka serta mengetahui
upayah mencegah masalah kerusakan bahan pustaka di perpustakaan SMA Plus
Negeri 17 Palembang serta mengetahui kendalah-kendalah yang dialami dalam
melakukan konservasi (pengawetan)/ perawatan bahan pustaka di perpustakaan SMA
Plus Negeri 17 Palembang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif
menggunakan metode penyajian data kualitatif dengan menggambarkan suatu objek
secara rinci dan mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara
observasi, wawancara dan dokumentasi, hasil atau data yang diperoleh dianalisis
menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data atau penyederhanaan data, setelah itu data
disajikan dalam bentuk teks naratif dan panarikan kesimpulan sesuai dengan rumusan
masalah yang telah dijabarkan. Adapun hasil penelitian ini bahwa Perpustakaan
SMA Plus Negeri 17 Palembang telah melaksanakan sistem konservasi pada
perpustakaan mereka sesuai dengan panduan buku konservasi dan pelestarian bahan
pustaka, adapun faktor penyebab kerusakan di Perpustakaan SMA Plus Negeri 17
Palembang beranekaragam meliputi faktor internal yaitu dari bahan pustaka itu
sendiri dan faktor eksternal seperti Manusia, Cahaya Matahari, Suhu, Kelembaban
yang disebabkan oleh penggunaan AC, bencana alam dalam hal ini Hujan, serta
terkadang kelalaian petugas dan pemustaka. Sistem konservasi yang paling sering
dilaksanakan Perpustakaan SMA Plus Negeri 17 Palembang meliputi sistem
konservasi bahan pustaka dengan metode konservasi reproduksi dan penjilidan.
Metode konservasi lainnya seperti laminasi, penyiangan dan fumigasi juga dilakukan
tetapi kurun waktunya disesuikan dengan tingkat kerusakan bahan pustaka yang
disebabkan oleh faktor penyebab kerusakan.Dalam upaya konservasi dan pelestarian
bahan pustaka petugas Perpustakaan SMA Plus Negeri 17 Palembang mengalami
beberapa kendala berupa kurangnya tenaga ahli dalam upaya konservasi, waktu
petugas sedikit, petugas juga dibebankan tugas lain hingga terkadang tugas dalam
upaya konservasi terbagi waktunya akibatnya konservasi yang dilakukan kurang
maksimal.