Abstract :
Salah satu aspek pengajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar yang
memegang peran penting adalah membaca, khususnya membaca permulaan. Dalam
pembelajaran membaca permulaan, ada beberapa metode yang dapat digunakan salah
satunya yaitu metode alfabetik.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana
kemampuan membaca permulaan siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di
kelas II MI Tarbiyah Islamiyah Palembang sebelum menggunakan metode alfabetik?
(2) Bagaimana kemampuan membaca permulaan siswa pada mata pelajaran bahasa
Indonesia di kelas II MI Tarbiyah Islamiyah Palembang sesudah menggunakan
metode alfabetik? (3) Apakah terdapat pengaruh penerapan metode alfabetik terhadap
kemampuan membaca permulaan pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas II
MI Tarbiyah Islamiyah Palembang?
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan
kuantitatif. Bentuk desain one group pretest-posttest. Adapun sampel dalam
penelitian ini sebanyak 28 siswa berdasarkan penilitian populasi. Alat pengumpulan
data berupa observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan
menggunakan rumus TSR dan Uji ?t?.
Hasil penelitian (1) Kemampuan membaca permulaan siswa kelas II pada
mata pelajaran bahasa Indonesia di MI Tarbiyah Islamiyah Palembang sebelum
diterapkannya metode alfabetik yang tergolong tinggi berjumlah 5 orang siswa
(18%), tergolong sedang berjumlah 21 orang siswa (75%), dan yang tergolong rendah
berjumlah 2 orang siswa (7%). (2) Kemampuan membaca permulaan siswa kelas II
pada mata pelajaran bahasa Indonesia di MI Tarbiyah Islamiyah Palembang sesudah
diterapkannya metode alfabetik yang tergolong tinggi berjumlah 5 orang siswa
(18%), tergolong sedang berjumlah 23 orang siswa (82%), dan yang tergolong rendah
nihil (0%). (3) Dengan demikian, kemampuan membaca permulaan siswa yang
menggunakan metode alfabetik tergolong baik. Berdasarkan analisis data rumus uji
?t? adalah membandingkan besarnya ?t? yang kita peroleh dalam perhitungan (
9,55) dan besarnya ?t? yang tercantum pada tabel nilai t ( 5% = 2,05 dan 1%
= 2,77) maka dapat diketahui bahwa lebih besar dari yaitu 2,05 2,77.
Karena lebih besar dari maka hipotesis nihil yang diajukan ditolak. Berdasarkan
analisis tersebut dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan metode alfabetik
terhadap kemampuan membaca permulaan siswa pada mata pelajaran Bahasa
Indonesia di kelas II MI Tarbiyah Islamiyah Palembang.