Abstract :
Pendidikan tidak bisa dipisahkan dari akhlak, karena pada dasarnya tujuan
pendidikan dalam Islam, adalah membentuk perilaku anak didik menjadi lebih baik
dan mulia. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk membina
akhlak serta memotivasi siswa dalam belajar yaitu dengan mengisi jam ke-0 (nol)
dengan pelaksanaan kultum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
persepsi terhadap pelaksanaan kultum dengan motivasi belajar siswa SMA
Muhammadiyah 3 Palembang.
Adapun Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana
pelaksanaan kultum siswa kelas XI IPA di SMA Muhammadiyah 3 Palembang?,
kedua, bagaimana motivasi belajar siswa kelas XI IPA di SMA Muhammadiyah 3
Palembang?, ketiga,adakah hubungan antara persepsi pelaksanaan kultum dengan
motivasi belajar siswa kelas XI IPA di SMA Muhammadiyah 3 Palembang?
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif. Jenis penelitian
kuantitatif, sesuatu penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan
statistik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan angket.
Analisa data penelitian ini menggunakan rumus statistik mencari angka indeks
korelasi ?r?Product Momentitu perhitungannya didasarkan pada Deviasi Standar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan persepsi terhadap pelaksanaan
kultum dengan motivasi belajar siswa SMA Muhammadiyah 3 Palembang terdapat
hubungan positif yang signifikan antara persepsi pelaksanaan kultum dengan
motivasi belajar siswa di SMA Muhammadiyah 3 Palembang. Dari hasil analisis hasil
angket pada tabel 4.2 dapat diketahui bahwa persepsi pelaksanaan kultum berada
pada kategori sedang sebanyak 8 orang siswa dengan persentase (0,44%), sedangkan
motivasi belajar siswa pada kategori sedang sebanyak 11 orang siswa dengan
persentase (0,61%). Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa adanya hubungan antara
persepsi pelaksanaan kultum dengan motivasi belajar siswa di kelas XI IPA SMA
Muhammadiyah 3 Palembang yang dikategorikan tinggi, hal ini dilihat dari hasil rxy
0,782 tersebut lebih besar sari harga rtabel pada taraf 5% sebesar 0,468, taraf 1%
sebesar 0,590, oleh karena itu taraf signifikannya: 0,468 < 0,782 > 0,590.