Abstract :
Perpustakaan merupakan sistem informasi yang di dalamnya
terdapat aktivitas, pengolahan, pengumpulan, pengawetan, pelestarian
dan penyajian serta penyebaran informasi. Menurut Undang-Undang
RI tentang Perpustakaan No.43 tahun 2007 dalam pasal 6 ayat 1
menyebutkan bahwa perpustakan adalah institusi pengelola karya tulis,
karya cetak, dan karya rekam secara professional dengan sistem yang
baku, guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian,
informasi dan referensi para pemustaka.Skripsi ini membahas tentang
?analisis faktot-faktor penyebab kerusakan bahan pustaka
diPerpustakaan SMP Negeri 3 Sanga DesaMusiBanyuasin. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kerusakan
bahan pustaka di Perpustakaan SMPNegeri3 Sanga Desa Musi
Banyuasin dan cara pencegahan kerusakan pada bahan pustaka di
perpustakaan SMPNegeri3 Sanga Desa Musi Banyuasin. Dalam
penelitian ini penulis menggunakan model penelitian lapangan dan
jenis penelitian kualitatif. Data yang digunakan data primer dan data
sekunder. Data primer merupakan sumber data yang langsung
memberikan data kepada pengumpulan data.Data sekunder merupakan
sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data.
Data yang diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan
dalam menganalisis data peneliti ini, penulis menggunakan analisis
data kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara
wawancara,observasi, dokumentasi.Kesimpulan dari hasil penelitian
ini menunjukan bahwa faktor-faktor penyebabkerusakan bahan pustaka
di perpustakaan SMPNegeri3 Sanga Desa Musi Banyuaisn yaitu selaku
kepala perpustakaan mengatakan bahwa salah satu faktor kerusakan
bahan pustaka diperpustakaan ialah dikarenakan oleh rayap dan tikus,
sehingga ada beberapa buku yang rusak dan kurangnya perawatan
yang dilakukan, serta kerusakan lainnya yaitu disebabkan oleh faktor
biologi atau lemari untuk menyusun buku terbuat dari material kayu
yang menjadi sarang dari rayap makanya banyak kerusakan yang
terjadi pada bahan perpustakaan itu dan juga kurangnya perawatan
oleh petugas perpustakaan. Kerusakan bahan pustaka diperpustakaan
SMPNegeri3 Sanga Desa Musi Banyuasin disebabkan oleh kurangnya
rasa memiliki terhadap bahan pustaka, kurangnya perlengkapan
fasilitas ruangan perpustakaan seperti kipas angin dan juga kurangnya
pemahaman petugas perpustakaan. Untuk pencegahan pada bahan
pustaka memberikan pemahaman mengenai perpustakaan kepada
petugas perpustakaan, untuk mengembangkan keterampilan dalam
semua bidang yang masih berhubungan dengan perpustakaan. Selain
itu, langkah antisipasi yang dilakukan oleh perpustakaan adalah
dengan memberikan larangan merokok di dalam ruangan perpustakaan
baik untuk petugas perpustakaan dan pengguna perpustakan untuk
mencegah kerusakan yang timbul dari faktor manusia itu sendiri.