Abstract :
Sukuk atau obligasi syariah adalah surat berharga instrumen investasi yang diterbitkan
berdasar suatu transaksi atau kas syariah yang melandasinya (underlying transaction), yang dapat
berupa ijarah (sewa), mudharabah (bagi-hasil), musyarakah, atau yang lainnya. Menurut
Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) sukuk di
definisikan sebagai sertifikat dari suatu nilai yang dipresentasikan sebelum menutup pendaftaran,
bukti terima nilai sertifikat, dan menggunakannya sesuai rencana, sama halnya dengan bagian dan
kepemilikan atas aset yang jelas, barang atau jasa atau modal dari suatu proyek tertentu atau modal
dari suatu aktivitas investasi tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) dan
Jumlah Uang Beredar terhadap Total Emisi Sukuk di Indonesia pada periode penelitian yaitu tahun
2011 sampai dengan tahun 2015. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari
Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan secara bulanan. Populasi yang
digunakan dalam penelitian ini adalah 30 Perusahaan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
dengan mengambil 5 perusahaan penerbit Sukuk. Metode pengambilan sampel dengan
menggunakan metode purposive sampling. Untuk menjelaskan pengaruh variabel tersebut, data
yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan model regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Produk Domestik Bruto (PDB) dan Jumlah
Uang Beredar tidak berpengaruh secara parsial terhadap Total Emisi Sukuk di Indonesia. Adapun
tidak berpengaruh tersebut antara lain Produk Domestik Bruto (PDB) tidak berpengaruh terhadap
Sukuk dengan nilai sig. T 0.259 > 0,05, sedangkan Jumlah uang Beredar M1 dengan nilai sig. T
0.447 > 0,05 dan M2 dengan nilai sig. T 0,048 > 0,05 keduanya tidak berpengaruh terhadap Sukuk.
Nilai F hitung sebesar 8.652 dengan signifikansi 0,00 sehingga kedua variabel berpengaruh secara
simultan terhadap Sukuk. Sedangkan nilai R Square sebesar 50.50%, yang menunjukkan besarnya
pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yang dapat diterangkan oleh model
persamaan adalah sebesar 50.50% dan sisanya 49.50% dipengaruhi oleh faktor lain.