Abstract :
Penelitian ini berjudul ?Manajemen Pembelajaran Bagi Anak Autis Pada
Jenjang Sekolah Dasar di SLB Autis Harapan Mandiri Palembang? yang
dilatarbelakangi bahwa Dalam penyusunan program pembelajaran untuk setiap
bidang studi, guru kelas seharusnya sudah memiliki data pribadi setiap peserta
didiknya. Data pribadi yang berkaitan karakteristik spesifik, kemampuan dan
kelemahanya, kompentensi yang dimilikinya, dan tingkat perkembanganya. Karena
tidak semua anak autis mampu belajar bersama dengan anak-anak pada umumnya.
Untuk mencapai pembelajaran yang telah direncanakan, tentunya dibutuhkan sebuah
manajemen pembelajaran yang baik dan sesuai dengan makna manajemen itu sendiri
yang meliputi, perencanaan, pelaksanaan/ pengarahan dan pengawasan/ evaluasi
sehingga tujuan pembelajaran itu dapat tercapai seoptimal mungkin. Adapun tujuan
dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui bagaimana manajemen pembelajaran
bagi anak autis pada jenjang sekolah dasar di SLB Autis Harapan Mandiri
Palembang, dan untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi manajemen
pembelajaran bagi anak autis pada jenjang sekolah dasar di SLB Autis Harapan
Mandiri Palembang.
Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan (field research). Dalam penelitian ini yang menjadi informan
kunci adalah Kepala Sekolah dan informan pendukung Guru. Teknik pengumpulan
data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis
data yang digunakan adalah reduksi data, data display, kesimpulan, verifikasi data
dan triangulasi data.
Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan:Pertama, perencanaan
pembelajaran yang terdiri dari penyusunan silabus danrencana pelaksanaan
pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan kegiatan awal, kegiatan inti
dan kegiatan penutup. Evaluasi pembelajaran dilakukan untuk menilai hasil belajar
peserta didik. Kedua, Faktor pendukung Kesiapan SDM, Sarana dan Prasarana yang
lengkap, dukungan dari semua pihak. Sedangkan faktor penghambat, dalam satu kelas
itu tidak hanya ada anak autis saja, ada juga anak berkebutuhan khusus lainnya
sehingga fokus guru tersebut tebagi-bagi dengan anak yang lainnya. Kesulitan dalam
berkomunikasi, karena setiap anak itu berbeda-beda kekurangannya. Dari hasil
penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pembelajaran bagi anak autis
pada jenjang sekolah dasar di SLB Autis Harapan Mandiri Palembang sudah berjalan
dengan baik.